Perdana Menteri, Mahathir Mohamad

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah Malaysia tengah mempertimbangkan apakah akan menutup, menjual atau membiayai kembali maskapai nasional Malaysia Airlines. Hal ini diungkapkan oleh Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Mahathir mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mempelajari beberapa pilihan untuk maskapai nasional dan keputusan itu harus dibuat segera.

"Merupakan hal yang sangat serius untuk menutup maskapai," kata Mahathir pada konferensi pers di parlemen, Rabu 13 Maret 2019.

"Namun demikian kita akan mempelajari dan menyelidiki apakah kita harus menutupnya atau menjualnya atau kita harus membiayainya kembali. Semua hal ini terbuka untuk diputuskan oleh pemerintah," tuturnya.

Maskapai tersebut telah mencoba untuk mengubah operasinya dan mengembalikan kepercayaan publik setelah melalui dua insiden besar. Pada 2014, penerbangan MH370 menghilang dan masih menjadi misteri, sedangkan penerbangan MH17 ditembak jatuh di bagian timur Ukraina.

Badan investasi Malaysia yang menjadikan Malaysia Airlines sebagai perusahaan swasta pada 2014, Khazanah Nasional mengatakan, pemerintah perlu memutuskan soal investasi dan dukungannya terhadap maskapai tersebut.

Pihak Khazanah Nasional juga mengatakan bahwa mereka sedang menunggu maskapai tersebut untuk mempresentasikan tinjauan strategi bisnisnya.