Rambu pembatas jalan seperti ini akan dipasang lebih awal. Tampak Bus berhenti dibahu jalan di depan Pasar Babat seperti ini kerap membuat kemacetan. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYA PAGI, Lamongan - Hampir bisa dipastikan jelang hari raya Idul Fitri arus lalu lintas di Lamongan cukup padat, tak terkecuali lalin yang ada di depan Pasar Babat. Untuk meminimalisir terjadinya kemacetan, polisi akan memasang rambu pembatas jalan/separator lebih awal H-10.

Rambu pembatas yang di tempatkan di tengah jalan tersebut, seperti disampaikan oleh Ipda Purnomo, Kanit Turjawali Satlantas Polres Lamongan, Rabu (15/5/2019), untuk menertibkan arus kendaraan dan meminimalisir kemacetan panjang.

“Di tahun-tahun lalu, pembatas tengah jalan dipasang pada H-7 lebaran, dan tahun ini pemasanganya diajukan jadi H-10 lebaran. Itu semua untuk memperlancar arus menjelang dan sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri,” terangnya.

Disebutkan olehnya, pemberian atau pemasangan pembatas jalan ini, dilakukan agar pengaturan lalu lintas lebih mudah, karena selama ini jalan di depan Pasar Babat memang menjadi salah satu titik kemacetan pada saat mudik lebaran .

"Tahun ini petugas berupaya agar kepadatan atau kemacetan lalulintas tidak sepanjanga tahun sebelumnya, rekayasa lalu lintas kita lakukan salah satunya dengan memasang rambu pembatas jalan jauh-jauh hari," ungkapnya.

Selain mengantisipasi dengan memberikan pembatas tengah jalan, Purnomo menegaskan, saat arus mudik dan arus balik nanti juga akan diberlakukan larangan untuk parkir, atau menunggu penumpang di depan pasar bagi Mobil Penumpang Umum (MPU) maupun bus.

“Kita juga akan melarang mobil dan kendaraan untuk parkir di depan pasar untuk melancarkan arus lalu lintas selama arus mudik hingga arus balik,” papar Purnomo yang menyebutkan larangan tersebut akan diiberlakukan jika nanti pembatas tengah jalan sudah dipasang.

Sementara itu, selama arus mudik dan balik, petugas kepolisian juga akan disiagakan di titik-titik sekitar pasar Babat yang biasanya digunakan sebagai pemberhentian bus maupun MPU. "Bila terdapat sopir yang masih nakal maka akan dilakukan tindakan tegas, termasuk sanksi tilang,"tegasnya.

Pihaknya bersama jajaran Polisi Lalu Lintas juga terus memantau kondisi lalu lintas di depan Pasar Babat tersebut via CCTV. Karena di sejumlah titik sudah di pasang kamera CCTV yang terhubung langsung ke Polres Lamongan maupun Pos Babat.

"Selain kita terjunkan petugas di lokasi, kita kuga akan terus pantau pergerakan kendaraan yang melewati wilayah segi tiga emas ini, dengan tetap meningkatkan kewaspadaan sewaktu-waktu untuk mengatur rekayasa arus lalu lintas," katanya.

Karena itu, agar kemacetan tidak terjadi panjang, pihak kepolisian meminta semua pengendara untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tetap bersabar tidak menerobos dari jalur kiri, karena itu nantinya yang menjadi salah satu biang kemacetan. jir