•   Rabu, 18 September 2019
SGML

Banyak Keluhan, Anggota DPR Bambang Haryo Minta Kartu Petani Dihapus

( words)


SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ingin mengetahui kepastian proyek yang direncanakan pemerintah, anggota DPR Komisi V Ir Bambang Haryo Soekartono meninjau langsung persiapan realisasi Program PISEW 2019 yakni Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), pembangunan jalan pertanian penghubung antara Desa Terung Wetan dan Desa Keboharan Kecamatan Krian, Jumat (5/4/2019).

Sebelum melakukan peninjauannya, Bambang Haryo terlebih dulu melakukan dialog dengan para petani dan tokoh masyarakat dari dua desa diatas. Banyak keluhan yang terlontar dari para petani kepada Bambang Haryo. Salah satunya adalah sulitnya akses memperoleh pupuk bersubidi dan bibit bagi para petani.
Atas keluhan masyarakat petani dua desa itu, Bambang Haryo yang juga anggota Banggar DPR menyatakan prihatin atas keluhan sulitnya mendapatkan pupuk bagi para petani.
“Katanya dengan kartu tani pupuk mudah, tapi nyatanya petani mengaku susah mendapatkannya. Pemerintah harus memberikan jalan keluar, kalau perlu sudah tidak perlu pakek kartu petani,” ungkap Bambang.

Khusus untuk program PISEW, Bambang Haryo mengaku menginisiasi untuk pengembangan jalan pertanian menuju Desa wisata di Terung Wetan.
“Saya berinisiasi dengan Kementrian PU agar program PISEW ini bisa diberikan di Desa Terung Wetan. Dan Alhamdulilah terlaksana meskipun dananya masih dibawah Rp 700 juta,” terang Bambang.
Kepala Desa Terung Wetan Mat Kojim mengaku cukup senang dengan program PISEW berupa pembangunan jalan pertanian yang diberikan di desanya.

Dengan program ini, menjadikan jalur pertanian dua desa bisa dibangun dan memperlancar ekonomi dua desa. Dari data yang ada panjang jalan pertanian desa Terung Wetan – Keboharan yang akan dibangun dengan program PISEW ini adalah 800 meter dengan lebar 2.5 meter dengan dana Rp 590 juta. sg

Berita Populer