•   Minggu, 17 November 2019
SGML

BBM Naik Mulai Berdampak, Pelaku Usaha di Lamongan Mulai Berfikir Mencari Terobosan

( words)
Handik Rahadian DM, Head Office Director Lily Bakery dan Dapur Roti Lamongan saat berada di cafe nya.


Buat New Varian Product dan Perbanyak Promosi Serta Diskon

SURABAYA PAGI, Lamongan - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 Juli 2018, dan anjloknya nilai rupiah terhadap dolar sedikit banyak berdampak pada pelaku usaha di Lamongan, bahkan sektor ekonomi akan semakin sulit seiring daya beli masyarakat yang menurun.Melihat fenomena itu, para pengusaha di Lamongan mulai berfikir bagaimana menciptakan trobosan, seperti yang mulai dipersiapkan oleh Handik Rahadian DM, Head Office Director Lily Bakery dan Dapur Roti Lamongan.
Karena menurutnya, dampak yang langsung terasa ada pada sisi daya beli masyarakat yang turun.Karena BBM non subsidi adalah konsumsi pokok konsumen untuk alat transportasi mereka.
Bahkan daya beli masyarakat ini ia prediksi akan turun hingga 5 persen pada 2 minggu kedepan."Daya beli masyarakat turun, dan pada 2 minggu kedepan turunya lumayan hingga 5 persen,"kata Handik panggilan akrab Handik Rahadian saat dihubungi Surabaya Pagi Selasa (3/72018).
Untuk menjawab fakta tersebut kata Handik, pengusaha yang mengawali usahanya menjual aneka macam roti hingga sekarang menggembangkan usahanya ke Cafe Dapur Roti tersebut, mulai ancang-ancang membuat produk baru untuk menambah varian. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi ketika suatu saat bahan baku membuat roti harganya benar-benar naik.
"Ya mulai saat ini harus mulai berfikir mencari terobosan, dengan menciptakan new varian product, meskipun bahan baku membuat roti belum ada kenaikan,"katanya.
Strategi lain selain menciptakan new varian product lanjut Handik adalah, bagaimana dalam waktu tertentu ada program promo diskon, untuk menarik dan mendorong pembeli agar daya beli masyarakat kembali gairah.
"Untuk strategi kita lebih ke arah program promo diskon, dan new varian product dengan harapan sedikit profit tapi kita lebih kejar quantity, karena untuk quality dan volume tidak kita revisi,"akunya.
Membuat varian produk baru dan memperbanyak promo diskon itu menjadi alternatif, agar usaha ini tetap survive, dengan tidak mengurangi kualitas hasil produksi
"Dua terobosan itu yang paling memungkinkan dilakukan pasca kenaikan harga BBM yang mulai berdampak saat ini,"pungkasnya.jir

Berita Populer