•   Sabtu, 14 Desember 2019
Ekonomi China

China - Yunani Sepakat Dorong Investasi COSCO

( words)
Presiden Cina Xi Jinping dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengunjungi terminal peti kemas China Ocean Shipping Company (COSCO), di Piraeus, Yunani 11 November 2019. SP/rtr


SURABAYAPAGI.COM -Kedekatan China dan Yunani sejak 2009 membuat mereka saling percaya dan kini keduannya telah meneken kesepakatan investasi senilai 600 juta euro oleh COSCO Shipping ke pelabuhan terbesar Yunani, Piraeus.

Investasi tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan perannya sebagai penghubung dalam pertumbuhan perdagangan yang cepat antara Asia dan Eropa.

Kesepakatan itu juga meruapakan salah satu dari 16 kesepakatan perdagangan yang ditandatangani antara Yunani dan China yang dilakukan saat kunjungan resmi oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Athena pada hari Senin.

Awalnya, kedekatan keduannya bermula ketika COSCO memenangkan konsesi 35 tahun untuk meningkatkan dan menjalankan dermaga kargo peti kemas di Piraeus (OLPr.AT). COSCO Shipping [601919.SS] membeli mayoritas 51% saham di pelabuhan Piraeus pada tahun 2016.

COSCO berencana untuk mengubah pelabuhan Piraeus menjadi pelabuhan komersial terbesar di Eropa, menghabiskan sekitar 600 juta euro ($ 660 juta) untuk meningkatkan operasi, termasuk investasi wajib sebesar 300 juta euro pada tahun 2022 yang setelah disimpulkan akan memungkinkannya untuk mengakuisisi tambahan 16% saham di pelabuhan.

Tetapi oposisi dari komunitas lokal mendorong Yunani untuk menolak proposal COSCO untuk terminal peti kemas baru di Piraeus bulan lalu, dengan mengatakan bahwa kondisi "belum matang".

Namun, Xi telah bertemu dengan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis pada hari Senin dan kedua negara menandatangani nota kesepahaman, menyatakan keinginan bersama mereka untuk mengatasi segala hambatan dalam pelaksanaan investasi COSCO di Piraeus, kata seorang pejabat pemerintah Yunani.

Kedua belah pihak berusaha untuk memainkan lokasi strategis Yunani di persimpangan Eropa, Asia dan Afrika, dengan mengatakan itu bisa menjadi hub untuk menyalurkan barang-barang dari ekonomi terbesar kedua dunia dan pengekspor top ke Eropa.

"Kami ingin memperkuat peran transhipment Piraeus dan lebih meningkatkan kapasitas throughput hubungan darat cepat China dengan Eropa," kata Xi setelah bertemu dengan Mitsotakis.

Berita Populer