•   Kamis, 17 Oktober 2019
Otonomi Daerah

Kebakaran di Bengkel Mobil, Macetkan Jalan Nasional

( words)
Bengkel mobil bekas di Dusun Wudi Desa Sukoanyar Turi Lamongan terbakar, diduga karena konsleting listrik. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Kebakaran hebat terjadi di Lamongan. Sebuah bengkel mobil bekas luluh lantah diamuk si jago merah, Selasa (13/8/2019). Karuan saja karena bengkel berada di tepi jalan Nasional Lamongan - Babat, tepatnya di
Dusun Wudi Desa Sukoanyar Turi sempat memacetkan arus lalu lintas.

Karena hebatnya amukan si jago merah, Satlantas Polres Lamongan melakukan pengalihan arus. Jalur yang dekat dengan lokasi kejadian dari arah timur ke barat disterilkan. Kendaraan baik dari Lamongan dan Babat melewati jalan sebelah utaranya lokasi kejadian.

"Jadi kendaraan semuanya melewati jalur kiri dari arah barat ke timur, karena jalan dari arah timur ke barat ditutup sementara untuk menghindari hal yang terburuk," kata Sucipto pengendara yang kebetulan melewati di depan lokasi kejadian.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Wahyu Norman Hidayat menyebutkan kebakaran bengkel milik Usiah (50) ini terbakar sekitar pukul 16.20 Wib, dimana sebelumnya bengkel ini ditutup pada pukul 16.00 Wib.

Kebakaran diduga akibat konsleting listrik. Kebakaran yang melumat sebagian besar mobil pikap jenis Col T Mitshubisi, Hiace, L 300 tak sampai menjalar ke rumah penduduk. Ada enam dari 11 mobil yang terbakar.

"Posisi bengkel dan gudang rongsokan mobil tua itu berada di selatan bahu jalan raya Lamongan - Babat yang jauh dari rumah pemukiman penduduk, untuk penyebabnya masih kita selidiki," kata Norman panggilan akrab Kasatreskrim Polres Lamongan.

Menurut sejumlah saksi, api tiba - tiba membesar dan membumbung tinggi. Asap hitam pekat nampak karena banyak ban bekas serta pecahan bodi mobil yang sudah dipotong - potong pemiliknya turut terbakar.

"Api baru berhasil dipadamkan setelah dikerahkan mobil pemadam kebakaran. Lokasi mudah terbakar karena banyak kendaraan tua BBM-nya masih bisa menghidupkan mesin kendaraan mobil tua," terangnya.

Menurut korban yang juga pemilik jagal mobil, Usiah mengatakan, pukul 16.00 WIB tempat usahanya itu sudah tutup tidak ada pekerja biasanya bertugas memotong bodi kendaraan. "Dua puluh menit kemudian ada informasi ada kebakaran," kata Usiah kepada petugas.

Namun dari enam mobil yang ludes terbakar, masih tersisa lima mobil. Sementara banyak potongan bodi kendaraan yang turut terbakar.
Korban Usiah belum bisa memastikan kerugian yang dialaminya.

Lokasi bekas kebakaran masih belum memungkinkan untuk mendata.
Kejadian ini tak sampai menghabiskan semua kendaraan setelah dua mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.jir

Berita Populer