•   Rabu, 16 Oktober 2019
Gas Dan Bumi

Lakukan Uji Produksi Lapangan Banyu Urip, Ini Besaran Targetnya

( words)
Exxon Mobil SP/Rtr


SURABAYAPAGI.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan uji produksi maksimal (high rate test/HRT) yang dilakukan oleh Exxonmobil Cepu Limited di Lapangan Banyu Urip ditargetkan mencapai 235.000 barel per hari (bph).

Deputi Operasi SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengatakan setelah ada percobaan perubahan produksi, Exxonmobil berhasil mencatatkan hasil yang signifikan. Setelah sebelumnya HRT telah berhasil mencapai 225.000 bph, saat ini HRT disiapkan menuju 235.000 bph.

"Dengan ditemukannya cadangan, peningkatan 235.000 bph dimungkinkan, dan bisa saja ke 250.000 bph. Masih kami bicarakan dengan Exxon," jelas Fatar di Jakarta, Kamis (8/8).

Namun, dia menjelaskan, peningkatan produksi ini masih harus melalui uji produksi tingkat tinggi (high rate test/HRT) selama 6 bulan yang berakhir pada maksimal November nanti. Uji coba produksi diperlukan untuk memastikan keamanan upaya peningkatan produksi ini. Jika uji coba berhasil, langkah berikutnya adalah mengubah analisi dampak lingkungan (Amdal) Blok Cepu.

Meski demikian, pihaknya baru dapat memastikan peningkatan produksi Blok Cepu pada tahun ini baru mencapai 225 ribu bph. Pada angka tersebut, rata-rata produksi minyak Blok Cepu dalam satu tahun diperkirakan sebesar 211 ribu bph. Untuk peningkatan produksi sampai 235 ribu bph, masih harus ada pembahasan.

“Kalau mau dinaikkan lagi hingga 235 ribu bph, atau bahkan di-challenge sampai 250 ribu bph, kami lagi bicara dengan ExxonMobil,” tutur Fatar. Namun, tambahnya, peningkatan produksi ini tidak perlu ada rencana pengembangan (plan of development/PoD) baru yang diajukan.

Mengutip catatan Kontan.co.id, Vice President Public and Government Affairs, ExxonMobil Indonesia Azi Alam mengungkapkan, pengerjaan high rate test tersebut sesuai dengan permintaan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Dengan itu, Azi berharap Exxon bisa menggenjot produksi juga mempertahankan kinerja lifting minyak Semester I yang memenuhi target APBN.

Berita Populer