•   Rabu, 8 April 2020
UKM & UMKM

Memanfaatkan Teras Rumah untuk Usaha Kuliner

( words)
Tari membuatkan minuman untuk pembeli. Foto:Ariyanti/SP


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dwi Rahmawati Prihastari menggeluti usaha dengan memanfaatkan teras rumahnya untuk bisnis kuliner di Jalan Ronggowarsito no 27, Darmo, Surabaya.

Wanita yang yang akrab dipanggil Tari ini, hanya menjual minuman yang tidak memakan banyak tempat, sehingga sisanya ia sewakan kepada para penjual lainnya. Dengan harga Rp 750.000 per bulan, dia dapat membuat banyak penjual untuk menyewa tenant miliknya.

Perempuan berjilbab ini memilih hanya menjual minuman dikarenakan memiliki resiko lebih kecil dibandingkan makanan. Kisaran harga mulai dari Rp 3000 hingga Rp 8000. Dari berbagai menu yang disajikan, terdapat satu menu yang menarik perhatian pembeli, Es Lidah Buaya Selasih.

“Kita jual minuman, karena paling kecil resikonya. Jadi kan kalau makanan gak habis kan agak susah ya mau diapain jadi minuman kan lebih mudah diatur dan tidak terlalu berat juga," ujar Tari.

Dua tenant tersebut ditempati oleh penjual rawon di bagian teras sedangkan di halaman rumah di tempati oleh penjual mi ayam.

Rawon Tukul, nama usaha rawon milik Fitri. Alasan nama usaha ini bukan dikarenakan suaminya bernama Tukul, tetapi karena suaminya yang disebut-sebut mirip Tukul Arwana. Tidak hanya rawon, beberapa jenis makanan rumahan juga ia jual.

“Nasi rawon, nasi pecel, sayur asem, sayur sop, lodeh, botokan, nasi urap-urap, dan lain-lain. Semuanya murah kecuali rawon, kalau dimakan disini lima belas ribu dan dibungkus delapan belas ribu,” jelas Fitri.

Sudah 6 tahun berjualan rawon, Fitri sempat di kejar-kejar satpol PP hingga akhirnya menetap berjualan di rumah milik Tari. Buka pada pukul 10.00 - 18.00 WIB. Rawon enak buatannya mengeluarkan modal sekitar Rp 700.000 hingga Rp 800.000. Setelah Giant tutup, pembeli makanan lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.

Di bagian halaman depan, diisi oleh Harsono, penjual mie ayam yang dibantu oleh istrinya, Ulin. Harga satu porsi mie ayam Rp 8.000 jika memesan dengan ceker harganya Rp 11.000. selama 4 tahun, Harsono tidak pernah menjual keliling, ia lebih memilih menyewa tempat meskipun harus berpindah - pindah. Awalnya, Harsono belajar membuat mi ayam melalui aplikasi Youtube. Mie ayam enak ini bermodalkan Rp 500.000 dengan keuntungan sekitar Rp 200.000 per hari.yan

Berita Populer