Arief's Gogha, Aktivis Urban Farming Kota Malang Binaan Rumah Zakat

Setiap pagi Sonny Arief's Ghoga selalu rajin menyiram tanaman tanamannya. SP/ Julian

 

SURABAYAPAGI.com, Malang - Setiap pagi dia selalu rajin menyiram tanaman tanamannya, memberi makan ikan-ikan yang ada di kolam berupa ikan nila dan lele.

Sonny Arief's Ghoga, nama lengkapnya, atau biasa disapa dengan Pak Sonny. Dia adalah kader lingkungan yang sangat aktif dalam kegiatan urban farming. Beliau lahir di Surabaya tanggal 2 Januari 1969, dari ibu bernama KUI Gogha dan Ayahnya SEM Gogha.

Saat ini beliau tinggal di kota Malang bersama istri tercintanya, Tri Indrawati dan 3 orang putranya, tepatnya di Jl. Teluk Cendrawasih 4-D, RT 1 RW 1 Kelurahan Arjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang, yang merupakan pemberian salah seorang warga di sana.

Pekerjaan sehari-hari beliau selain berkebun dan memelihara ikan di rumahnya, Pak Sonny juga bekerja sambilan sebagai pengawas di salah satu wisata alam di Kota Batu. Namun karena masih masa pandemi untuk sementara waktu tempat tersebut ditutup.

Karena peran Pak Sonny Sebagai kader lingkungan dan aktivitas beliau yang terkait dengan pertanian maka beberapa Juli 2020 yang lalu beliau mendapat bantuan program Urban Farming (bertani dalam kota) dari Rumah Zakat, sehingga aktivitas beliau sebagai kader lingkungan akan sangat terbantu sekali dengan adanya program ini.

Ada satu hal menarik dari seorang Pak Sonny yaitu selain sebagai kader lingkungan beliau juga sebagai kerap menjadi relawan penyuluh hingga sampai saat ini. Beliau masih sering dihubungi dan dimintai tenaganya untuk membantu penyuluhan di beberapa kelurahan di Kota Malang.

Jiwa kedermawanannya dan semangatnya sebagai kader lingkungan jugalah yang mengantarkan beliau menjadi salah satu kader lingkungan terbaik di Kota Malang dengan kategori keahlian sebagai pembuat pupuk cair dan disinfektan organik.

Dia berharap dengan adanya Program Urban Farming dari Rumah Zakat, beliau bisa memaksimalkan dan mengembangkan potensi tanaman sayur organik di sekitar rumahnya agar bisa menjadi sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Terima kasih kepada donatur Rumah Zakat atas bantuan Program Urban Farming serta pendampingannya karena dengan program ini, saya bisa memaksimalkan potensi saya dan juga diajari cara menjual dan mengemasnya, sehingga hasil pertanian organik ini bisa menjadi penghasilan untuk keluarga," ungkap Pak Sonny kepada Hendra Sasmita selaku pendamping program Rumah Zakat. jul