•   Senin, 24 Februari 2020
Pendidikan

Peter van Tuijl Dukung Pendidikan Pemuda Indonesia Lebih Maju

( words)


Surabaya, SURABAYAPAGI.com -Universitas riset maupun universitas ilmu terapan Belanda bertemu dengan masyarakat Surabaya yang tertarik untuk studi di Belanda pada jenjang bachelor dan master.

Melalui pameran pendidikan tinggi Belanda bertajuk Dutch Placement Day (DPD) 2019 yang di gelar Nuffic Neso diharapkan dapat meningkatnya kesadaran para pelajar untuk membekali dirinya dengan pengetahuan dan kemampuan dengan baik untuk dapat bersaing di era globalisasi.

Di acara Dutch Placement Day 2019 pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan delegasi dari universitas Belanda, mengikuti presentasi yang diberikan oleh universitas dan lembaga pengelola beasiswa.

Sebanyak 22 institusi pendidikan tinggi Belanda yang datang ke Indonesia untuk mengikuti rangkaian pameran pendidikan DPD & European Higher Education Fair (EHEF) di berbagai kota, 11 institusi berpartisipasi mengikuti acara DPD di Surabaya.

Universitas tersebut berpartisipasi pada acara DPD di Surabaya karena mereka melihat besarnya potensi masyarakat baik dari segi minat maupun kemampuan untuk sekolah di luar negeri. Antusias masyarakat Surabaya terhadap informasi pendidikan di luar negeri khususnya di Belanda cukup tinggi hal ini dapat dilihat dari jumlah pendaftar online sampai dengan kemarin yang sudah lebih dari 700, yang terdiri dari pelajar lulusan SMA, mahasiswa perguruan tinggi, karyawan, orang tua murid, maupun praktisi akademis.

Peter van Tuijl, direktur Nuffic Neso Indonesia mengatakan, Sektor pendidikan tinggi Belanda menyediakan linkungan belajar yang sangat berorientasi internasional. Sebagai international student, pelajar Indonesia akan disambut oleh masyarakat Belanda yang dinamis, menghargai perbedaan, dan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.

"Masyarakat Belanda memiliki reputasi berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan lancar, hal ini dapat menjadi pertimbangan yang mendasar bagi masyarakat Indonesia untuk memilih Belanda sebagai pilihan untuk melanjutkan studi. Sebagai negara yang mempunyai keterikatan sejarah dengan Indonesia, pelajar Indonesia di Belanda akan menemukan banyak hal yang akan membuat dirinya feels like home" ujar Peter.

"Seperti beberapa kata bahasa Indonesia yang sama dengan bahasa Belanda, makanan dan restaurant Indonesia yang tersedia di pusat keramaian, serta perhimpunan pelajar Indonesia (PPI) yang selalu menghadirkan acara di setiap kota di Belanda" lanjutnya.

“Belanda menawarkan pengalaman yang lengkap bagi pelajar Indonesia. Tidak hanya datang untuk melihat bunga tulip atau kincir angin saja, tetapi wawasan mengenai Eropa akan terbuka secara otomatis ketika melanjutkan studi di Belanda. Jarak tempuh dalam hitungan jam ke belahan negara Eropa lainnya seperti Paris, London, Berlin, Praha, Barcelona, atau Roma menjadikan nilai tambah saat memutuskan studi di Belanda" tegasnya.

Karena itu, ketika dua tahun lalu ditunjuk untuk membawahi Nuffic Neso Indonesia, Peter menerima dengan suka cita. Baginya bekerja di Indonesia tidak hanya pulang ke rumah keduanya, tetapi juga menjadi kesempatan berjumpa lebih banyak lagi generasi-generasi muda.

"Generasi muda adalah harapan masa depan bangsa. Itu sebabnya Indonesia harus menyiapkan lebih banyak lagi generasi muda berkualitas salah satunya melalui pendidikan" lanjutnya.

“Indonesia akan jauh lebih maju jika generasi mudanya memiliki kualitas bagus. Dan saya akan dengan senang hati membantu generasi muda Indonesia untuk mendapatkan pendidikan kelas dunia,” tutup Peter.

Berita Populer