•   Selasa, 31 Maret 2020
Peristiwa Politik

“Pilkada, Perbanyak Berkoalisi, Berpeluang Menang…”

( words)
FOTO: Menyambut Imlek, warga keturunan Tionghoa menyiapkan lampion di Kelenteng Hong San Koo Tee atau Kelenteng Cokro


SURABAYA PAGI, Surabaya – Tahun Tikus Logam, diidentikkan dengan orang-orang yang ingin menggunakan segala kepandaiannya untuk menciptakan peluang atau mencari peluang baru. Namun, selain juga harus berhati-hati pada kegiatan-kegiatan yang merugikan. Memasuki tahun baru Imlek 2571 nanti, terkait situasi politik dan hukum serta keamanan, masih cenderung akan “panas”.

Hal itu diungkapkan oleh Suhu Haryanto Djajanegara, Suhu Liem Tong Yang, dan Ki Kusumo, yang dihubungi secara terpisah, Rabu (22/1/2020).

Pada tahun Tikus kali ini, Suhu Haryanto menjelaskan pada TrigramI-Jing, menunjukkan TrigramMingyi (kegelapan).
“Dengan adanya kegelapan, akan ada banyak bahaya timbulnya banyak kejahatan dimana mana. Masa depan dan harapan makin buram dan tidak jelas. Sementara, banyak organisasi dan pos-pos terpenting jadi tempat praktek kejahatan-korupsi dan kemunafikan. Selain itu, banyak orang yang lurus dan benar mencoba untuk memperbaiki situasinya dan mengingatkan para pemimpin yang justru berbalik membahayakan posisi kedudukan kehormatan bahkan keselamatan dirinya,” beber Suhu Haryanto pemilik Home Energy Konsultan Sinergy Fengshui and architecture, kemarin.

Politik Saling Serang
Karena kekuatan, tambah Haryanto, kegelapan-kegelapan demikian merata dan sangat kuat dan berbahaya maka perlu ambil sikap. “Perhatikan dan selalu waspada pada situasi dan marabahaya dan ancaman didepan. Hati hati dan cermati siapa yang bisa anada percaya dan ambil keputusan dan melangkah dengan waspada,”tuturnya.
Sementara, terkait dengan situasi politik negara, Suhu Haryanto menerawang cenderung akan banyak demo serta makin banyak perlawanan antar politisi atau lawan politik. “Saat ini khan juga masuk pilkada serentak, para politikus dan para lawan politiknya sendiri, akan saling bersuara terus. Banyak yang saling serang untuk menutup kesalahan-kesalahan antar pihak. Serta pilkada sendiri, calon-calon juga cenderung sedikit. Karena banyak yang berkoalisi,” ramal Suhu Haryanto.

Kuat Berkoalisi
Terpisah, dari penerawangan supranatural Ki Kusumo, terkait situasi politik dan Pilkada di tahun 2020, ia melihat antara Tikus Logam dengan situasi di Indonesia masih sangat berkaitan. “Artinya, tahun Tikus ini, untuk para pelakon yang ingin maju pilkada, harus bersanding cukup kuat dengan beberapa partai. Karena Tikus sendiri secara sifat binatangnya bekerjasama, kuat berkoalisi, dimanapun dia ada,” ungkap Ki Kusumo.
Sementara, menyoal kepemimpinan jokowi, lanjut Ki Kusumo, kelihatannya 2020 adalah tahun yang baik, tahun yang kuat, tahu yang menggigit. “Ibaratnya ini tahun yang baik untuk memulai apapun,” ungkapnya.

Kamtibmas Lebih Baik
Sedangkan, untuk situasi keamanan di dalam negeri lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Ada unsur kekerabatan yang kuat.
“Tikus itu makan bersama, minum bersama, prinsip kebersamaannya kuat. Jadi membangun sesuatunya dengan kekuatan kerjasama sehingga memperkecil kemungkinan gagal,” terangnya.
Terkait pimpinan Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru, Ki Kusumo berharap mereka bisa melaksanakan amanat rakyat.
“Kalau dipercaya harus bisa melakukan yang terbaik. Bahwa mereka duduk karena amanah yang diberikan rakyat. Kita memakai baju dari rakyat, baju rakyat, gunakan sebaik mungkin dan jangan menyalahi aturan yang diberikan rakyat,” paparnya.

Pertanian dan Perdagangan
Imlek pada tahun 2020 ini diperingati sebagai tahun Shio Tikus. Berdasarkan ramalan dari pengurus Klenteng TITD Kwan Sing Bio (KSB) Tuban shio tikus ini melambangkan pertanian dan perdagangan.
"Makna tahun ini tahun tikus tikus tanah. Itu kalau melambangkan bahwa untuk Pertanian memang kurang bagus. Namun untuk perdagangan yang bersifat ekonomi cukup menggembirakan. Khusunya di Indonesia kita harapkan tahun ini ekonomi bisa lebih maju," kata Ketua Umum Demisioner Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban, Gunawan Putra Wirawan, Rabu, (22/01/2020).

Chiongnya, Shio Kuda
Kemudian yang perlu dihindari shio tikus di tahun ini menurut Gunawan adalah Shio tikus itu sendiri dan shio kuda. "Shio tikus yang perlu dihindari atau ciongnya yang artinya pantangan itu yang paling utama sio tikus sendiri dan shio kuda," jelasnya.
Untuk menghilangkan sial, bisa dilakukan dengan banyak berdo’a atau melepas beberapa hewan. "Ya biasanya untuk membuang sial dengan melepas burung atau hewan lainnya," sambungnya.
Sementara shio yang paling hoki di Imlek tahun 2020 ini diantaranya adalah Shio Ular, Kerbau, Macan, Kambing.
Ditambahkan Gunawan, pada Imlek tahun ini yang berbarengan dengan pelaksanaan Pilkada serentak, umat Kong Huchu juga berharap kedamaian dan kerukunan tetap terjaga dengan baik.
"Untuk Pilkada dari umat menghendaki pelaksanaannya lebih aman damai tidak ada gejolak berarti," tandas Gunawan. nbyt/rm

Berita Populer