Produsen Otomotif Jepang Investasi Rp 28 Triliun di Indonesia

SURABAYAPAGI, Jakarta — Toyota menyatakan, besaran nilai investasi Rp 28,3 triliun yang sebelumnya ramai diberitakan merupakan komitmen tujuh pelaku otomotif Jepang untuk investasi di dalam negeri.

Investasi diarahkan untuk pengembangan mobil listrik sesuai dengan peta jalan otomotif nasional.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, yang berkomitmen untuk melakukan investasi senilai Rp 28,3 triliun adalah produsen otomotif Jepang, bukan hanya Toyota.

“Jadi Rp 28 triliun itu, nanti akan diserahkan industri otomotif Jepang dengan Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Selasa (9/7).

Toyota akan berinvestasi senilai Rp 28,3 triliun untuk pengembangan mobil listrik di Indonesia. SetelahOne on One Meeting antara pemerintah Indonesia dengan President Toyota Motor Corporation Akio Toyoda akhir bulan lalu.

Selain sebagai pimpinan Toyota, Akio Toyoda juga tercatat sebagai ketua asosiasi manufaktur otomotif Jepang (Japan Automobile Manufacturers Association/JAMA). Merek kendaraan penumpang asal Jepang yang terdaftar di Gaikindo ialah Toyota-Lexus, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Suzuki, Isuzu, Nissan, Datsun, dan Mazda. jkt