•   Senin, 6 April 2020
Ekonomi NKRI

Setelah Pulau Jawa, IDN Bidik Kota Medan

( words)
IDN saat kunjungi salah satu sekolah di Pulau Jawa


SURABAYAPAGI.com - Juni lalu, Infra Digital Nusantara telah membuka beberapa kantor perwakilan sekaligus tim di kota-kota besar Pulau Jawa, seperti Bandung, Tangerang, Solo, Yogyakarta, dan Malang.

Saat ini startup Infra Digital Nusantara (IDN) tengah menggerakkan ekspansinya ke luar pulau jawa, khususnya kota Medan dan sekitarnya.

CEO Infra Digital Nusantara, Ian Mc Kenna mengatakan tahun ini perusahaan menargetkan ekspansi ke seluruh Pulau Jawa namun karena ada banyak permintaan dari institusi pendidikan di Medan, Sumatera Utara.

"Kita memutuskan untuk membuat tim perwakilan Kota Medan dan sekitarnya. Di Kota Medan nantinya tidak perlu lagi berkomunikasi dari jarak jauh atau mengirim orang untuk melakukan pelatihan penggunaan platform kita. Tim kita langsung akan datang ke sekolah-sekolah di Medan dan sekitarnya. Jadi sekarang IDN sudah ada di luar Pulau Jawa, dan ini melampaui ekspektasi serta target kami tahun ini," terang Ian Mc Kenna dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Kenna menjelaskan bahwa setelah satu bulan, tim IDN merespon ketertarikan sekolah-sekolah di Medan dan melakukan kunjungan langsung, kami menemukan banyak sekolah menyambut baik hadirnya IDN sebagai sebuah sarana yang dapat memberikan kemudahan bagi sekolah, siswa dan orang tua.

Walaupun beberapa sekolah yang berada di sekitar kota medan mengalami kendala dalam hal sarana teknologi dikarenakan lokasi sekolah yang berada jauh dari ibu kota Medan. Tetapi mereka sangat tertarik untuk melakukan penerapan IDN di ruang lingkup sekolah mereka.

"Kami menemukan hanya sekitar 20% institusi pendidikan, khususnya Universitas dan Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK) yang telah mengadaptasi sistem pembayaran otomatis menggunakan virtual account melalui bank. Sedangkan 80% sisanya masih menggunakan sistem pembayaran tunai/langsung dan pencatatan siswa dan keuangan secara manual, baik menggunakan komputer atau buku tulis," tambah Kenna.

Berita Populer