Warga Nganjuk Merugi, Puluhan Sapi Mati Mendadak Keracunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Nganjuk - Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) mengungkap peristiwa puluhan hewan ternak sapi milik warga di wilayah Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang mati mendadak bukan karena virus atau penyakit.

Dikemukakan Petugas Puskeswan Nganjuk Nurisma Solihatin saat melakukan investigasi ke sejumlah kandang ternak di Desa Suru, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, puluhan sapi itu mati mendadak, karena racun yang sengaja dicampur pada pakan ternak.

Petugas Puskeswan Kabupaten Nganjuk dengan didampingi beberapa pejabat dari Muspika Ngetos melakukan pengecekan di kandang, seperti kebersihan kandang dan makanan yang setiap harinya diberikan ke sapi, serta meminta keterangan sejumlah warga yang sapinya mati secara mendadak.

Menurut petugas Puskeswan Nurisna Solihatin, kematian sapi mendadak milik warga  diduga, karena keracunan yang disengaja, sebab dari hasil penelitian, kondisi sapi sebelumnya tidak terdapat tanda-tanda sakit. Namun, tiba-tiba sapi mengalami kejang-kejang.

"Selain itu juga makanan yang diberikan ke sapi setiap harinya, merupakan  rumput yang ditanam oleh warga sendiri, meskipun rumput tersebut terkena obat-obatan pupuk kemungkinan besar tidak bisa terkena racun," ungkap Nurisna, Jumat (26/04/2024).

Nurisma menduga bahwa racun itu bukan berasal dari pakan sapi, yakni rumput.

"Kalau racun ini bukan dari makanan sapi, karena makanan yang diberikan pada sapi adalah rumput yang mereka tanam di ladang sendiri, tapi ini kemungkinan makanan yang sudah diberi tambahan bahan kimia," jelas Nurisma.

"Jadi, kemungkinan kalau karena obat di sawah pupuk dan lainnya saya rasa bukan," kata Nurisma.

Lebih lanjut, akibat dari kejadian ini warga berharap kepada Pemkab Nganjuk maupun pihak Kepolisian, agar segera mengambil langkah untuk menangani kasus tersebut. ngj-01/dsy

Berita Terbaru

Sejahterakan Petani dan Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Magetan Perkuat Perlindungan Hukum LP2B

Sejahterakan Petani dan Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Magetan Perkuat Perlindungan Hukum LP2B

Selasa, 01 Sep 2026 10:52 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menjaga kesejahteraan petani dan ketahanan pangan wilayah Kabupaten, Jawa Timur, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mulai…

Dorong Perluasan Pasar, Pemkab Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan UMKM

Dorong Perluasan Pasar, Pemkab Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan UMKM

Selasa, 01 Sep 2026 10:45 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menjajaki peluang kerja sama…

Dongkrak Wisata Daerah, Telaga Sarangan Jadi Spot Foto Viral Mirip di Italia

Dongkrak Wisata Daerah, Telaga Sarangan Jadi Spot Foto Viral Mirip di Italia

Selasa, 01 Sep 2026 10:33 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Siapa yang tidak tau wisata Telaga Sarangan yang berada di Magetan, Jawa Timur karena menyuguhkan spot foto dengan latar belakang…

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Program Penjaminan Polis amanat dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2026 paling lambat diselenggarakan pada Januari 2028. Kepala Eksekutif…

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mengutip Cartoq, ada dua model menarik yang sedang dipersiapkan Toyota, yakni Toyota Innova Hycross atau Innova Zenix dengan harga lebih…

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga mobil baru yang semakin mahal membuat kendaraan roda empat dengan banderol Rp100 jutaan kini semakin jarang ditemukan. Namun, Daihatsu…