•   Senin, 24 Februari 2020
PERISTIWA

Tren Tanam Cincin Kawin di Jari Manis

( words)
Tren Tanam Cincin


SURABAYAPAGI.com - Cincin adalah salah satu benda yang sakral dalam pernikahan. Namun seiring berjalannya waktu beberapa pasangan sering mengeluhkan cincin pernikahannya yang tak sengaja menghilang, entah tak sengaja meninggalkannya di suatu tempat atau terlepas saat sedang mandi, dan cuci piring.
Meminimalisir potensi hilangnya cincin kawin, sebuah tren ini mungkin bisa jadi solusi. Baru-baru ini sedang heboh berseliweran di instagram, tren piercing. Bukan sekadar piercing biasa, namun ini dilakukan di jari manis Anda sebagai cincin kawin.
Yap, tren ini terdengar menyakitkan memang, tapi jika Anda melihat hasilnya mungkin Anda ingin buru-buru mencobanya.
Dilansir laman Cosmopolitan, tren piercing cincin kawin di jari manis ini proses pembuatannya sama seperti jika Anda melakukan 'tindik' di area tubuh yang lain.
Bedanya, lempengan titanium ini menjepit bagian lapisan kulit yang paling luar.
"Jangkar dermal mikro aman ini aman dan tubuh akan menahannya selama bertahun-tahun, selama berada di tempat yang ideal dan jika titanium kelas implan digunakan," ujar tindik tubuh profesional Billy DeBerry.
Lebih lanjut, Billy mengatakan, meski sama prosesnya dengan jenis piercing yang lain, namun pada jenis ini cincin sulit dilepas, karena bagian pengait tertanam di bawah lapisan kulit.
"Tak hanya satu model, Anda bebas memilih model mana yang Anda suka. Dengan alas yang berlabuh di bawah permukaan kulit, bagian atasnya bisa dipertukarkan dengan berbagai macam warna, bentuk dan desain."
Berry mengatakan bahwa dia telah melakukan ini selama sepuluh tahun, tapi baru belakangan ini populer karena media sosial.
Lalu amankah?
Pertanyaan ini memang kerap muncul. Berry menyebut, sejauh ini jika prosedurnya dilakukan dengan benar dan dengan alat juga cincin yang berkualitas, semua akan baik-baik saja. Namun beberapa ahli menyebut bahwa tren ini cukup berbahaya jika kurang tepat.
"para ahli menyebut, beberapa kasus yang tidak tepat prosedurnya akan menyebabkan infeksi, atau bahkan kulit baru akan tumbuh menelan cincin yang telah ditanam," ujarnya.
Jika begitu, lanjutnya harus ada tindakan lebih lanjut dan pembedahan. (viv/01)

Berita Populer