•   Sabtu, 18 Januari 2020
Surabaya

Wacana Penutupan Perlintasan Sebidang, Warga Resah

( words)
Perlintasan KA sebidang, Pagesangan. Foto: SP/IST


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT. KAI Daop 8 Kota Surabaya memberikan lampu hijau untuk Pemkot atau Dishub jika menghendaki perlintasan sebidang yang rentan kecelakaan di Surabaya untuk ditutup secara permanen.
Djaenuri selaku Deputi Eksekutif Manager PT. KAI Daop 8 Kota Surabaya menjelaskan jika Pemkot Surabaya mempunyai wewenang atas jalan perlintasan KA sebidang. Sejumlah perlintasan di Jalan Ahmad Yani juga telah ditutup Pemkot Surabaya secara permanen karena dinilai membahayakan pengguna jalan.
Karena itu menurutnya jika perlintasan sebidang yang ada di Pagesangan ditutup, itu merupakan hak dari Pemkot Surabaya. Djaenuri juga menambahkan jika kecelakaan diperlintasan KA bukan merupakan tanggung jawab PT.KAI namun merupakan tanggung jawab semua pihak atau stake holder yang terkait diminta untuk memahami peraturan yang ada. Ia menambahkan pembangunan prasarana perkeretaapian merupakan wewenang dari penyelenggara prasarana perkeretaapian dalam hal ini pemerintah bertanggung jawab atas perlintasan KA sebidang.
Atas rencana tersebut banyak warga yang menyayangkan penutupan permanen perlintasan KA sebidang Pagesangan karena merupakan salah satu jalur alternatif bagi masyarakat.
Seperti Putri salah satu pengguna jalan yang biasa melintasi perlintasan KA sebidang Pagesangan yang mengharapkan adanya evaluasi akan kekurangan perlintasan KA. "Harusnya ada kecelakaan nggak langsung ditutup gitu kan mbak, baiknya diliat dulu kurangnya, kalau dilihat banyak yang mau lewat kan mending dikasih palang pintu" tambahnya pada Surabaya Pagi (31/10).
Tak jauh berbeda, Darma mengharapkan adanya palang pintu kereta api di perlintasan KA sebidang di Pagesangan itu, "Kalau menurut saya amannya ya dipasang palang pintu dengan petugas yang berjaga agar keselamatan pengguna jalan lebih terjamin dan warga tetap bisa melintasi perlintasan KA Pagesangan" tambahnya.
Ica salah satu pengguna jalan yang biasa melintas di jalur KA di Pagesangan merasa keberatan jika harus ditutup permanen karena menurutnya jalur alternatif yang membantunya lebih cepat sampai tempat kerja adalah di jalur yang sekarang ditutup, "sekarang karena jalur Pagesangan masih ditutup saya jadi muter lumayan jauh mbak, makin macet pula jadi tambah waktu dan capek" keluhnya. nov

Berita Populer