SURABAYAPAGI, Mojokerto - Gunung Penanggungan di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Senin (24/8/2020) dini hari terbakar. Besarnya kobaran api di puncak Gunung dengan ketinggian 1653 MDPL tersebut, telah terlihat dari sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto.
Koordinator SAR Penanggungan jalur Tamiajeng, Nur Aini mengatakan kebakaran di lereng Gunung Penanggungan terjadi di jalur menuju puncak Pawitra via jalur Kedungudi, Kecamatan Trawas.
Baca juga: 384 Atlet Pencak Silat Kejuaraan Bupati Mojokerto Cup 2025 Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
“Alhamdulillah pagi tadi sudah padam. Ini, kita masih melakukan penyisiran untuk memastikan apakah masih ada titik api atau tidak,” terangnya, Senin (24/08/2020).
Api diketahui membakar lereng Gunung Penanggungan dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB. Puluhan personel dikerahkan untuk memadamkan api secara manual. Pemadaman melibatkan 16 personel Tim SAR Penanggungan, para relawan, serta petugas pendakian dari jalur Tamiajeng dan Kedungudi.
Baca juga: Gelar Workshop di Mojokerto, Kemenham Kanwil Jatim Bedah dan Analisa 4 Produk Perda
Setelah hampir 3 jam lebih bergelut dengan api, petugas dari SAR Penanggungan via jalur Tamiajeng juga Kedungudi dan masyarakat sekitar berhasil memadamkan api.
Perkirakan luasan lahan yang terbakar di lereng Gunung Penanggungan mencapai 1 km, yang berada persisi di jalur menuju puncak Pawitra via Kedungudi.
Baca juga: BPC HIPMI Kabupaten Mojokerto Gelar Takjil on The Spot dan Santuni Puluhan Yatim
Editor : Mariana Setiawati