Promosikan Goa Selomangleng dengan Gelaran 'Panji Interactions'

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sejumlah penari dari sanggar Bima Dance Theater Yogyakarta mementaskan tari kontemporer pada pertunjukan bertajuk 'Panji Interactions' di kawasan Gua Selomangleng, Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu, (15/11/2020).

Pentas seni budaya oleh sanggar tari dari sejumlah daerah itu disiarkan secara virtual sebagai upaya Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga setempat untuk mempromosikan wisata Gua Selomangleng.

Baca juga: Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Muhyar menjelaskan, kegiatan tahunan ini tetap diadakan meski sedang dalam kondisi pandemi covid-19.

"Meski dalam masa pandemi, kegiatan ini tetap bisa dinikmati masyarakat dengan melihat Youtube Kediri Tourism," ujarnya.

Baca juga: DPRD Kota Kediri Ingin Aturan Perubahan Jalan Stasiun Kediri Tetap Menguntungkan Masyarakat

Pagelaran ini mengkolaborasikan seniman Kota Kediri dengan beberapa daerah dari luar Provinsi Jawa Timur (Jatim). Seperti Bimo Dance Theater Yogyakarta, Studio Taksu Surakarta, Anter Dance Yogyakarta, Rumah Tari Sangishu Lampung, Joel Tampeng dan Bagus Mazasupa dari Yogyakarta, serta Sanggar Tari Budaya Nusantara Kota Kediri.

Para seniman tersebut menampilkan cerita teatrikal, tari, lagu, dan musik dengan menyesuaikan tema pada pagelaran saat itu.

Baca juga: Tumbuhkan Motivasi Wali Kota Kediri Ajak Ribuan Anggota Kopri dan PGRI Ikut Olah Ragah Jalan Sehat

Tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Masa pandemi ini, pagelaran Panji Interactions tidak dimeriahkan oleh seniman asing karena berhalangan dengan masalah keimigrasian serta transportasi selama covid-19. Sebagai gantinya, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga menghadirkan seniman-seniman dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Surakarta, dan Lampung untuk berkolaborasi.

"Cerita Panji ini sudah dikenal di seluruh nusantara. Ritual, tradisi, seni, dan budaya semua dikolaborasikan, baik menggunakan alat musik tradisional maupun modern. Kali ini memang kita tidak bisa menghadirkan seniman asing karena kondisi pandemi. Tetapi seniman lokal juga tidak kalah bagus penampilannya," pungkasnya. Can

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru