SURABAYAPAGI, Surabaya - Air kelapa adalah cairan bening yang ada di dalam kelapa. Air kelapa berbeda dengan santan, yang merupakan perpaduan antara air kelapa dan kelapa parut. Air kelapa muda atau air kelapa tua sebenarnya memiliki manfaat kesehatan yang sama. Perbedaannya hanya pada jumlah kandungan air dalam kelapa dan rasanya.
Kelapa tua biasanya memiliki sedikit air dan lebih banyak daging buahnya. Jika kamu lebih suka minuman yang tidak terlalu manis, maka air kelapa tua bisa jadi pilihan minuman sehat. Pada air kelapa tua, kandungan gula akan berkurang saat kematangan kelapa bertambah.
Baca juga: Dinkes Pamekasan Temukan 14 Kasus HIV hingga April 2026, Mayoritas Laki-laki Usia Produktif
Penelitian menunjukkan bahwa air kelapa tua dapat menurunkan kadar gula darah pada pengidap diabetes. Sebuah studi pada tahun 2021 yang melibatkan tikus dengan diabetes, ditemukan bahwa air kelapa dapat mengurangi glukosa darah. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi manfaat ini pada manusia.
Manfaat tambahan dari air kelapa hijau yaitu sebagai sumber magnesium yang baik untuk meningkatkan insulin, dan menurunkan kadar gula darah. Ha tersebut terutama pada pengidap diabetes tipe 2 dan prediabetes.
Baca juga: Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik
Dalam sebuah penelitian dari 2018 yang melibatkan delapan orang, para penelitian menemukan bahwa air kelapa dapat meningkat buang air kecil kalium, klorida, dan sitrat pada individu tanpa batu ginjal. Artinya air kelapa dapat membantu menjaga kemungkinan pembentukan batu ginjal tetap rendah.
Minum air kelapa tua dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Alasannya karena air kelapa tua disebut mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Hal ini berkat kandungan potasium dan kalium dalam air kelapa tua.
Baca juga: Pemkab Lumajang Sediakan Rumah Singgah Gratis Bagi Pasien Rujukan ke Surabaya
Elektrolit alami air kelapa tua membuatnya sangat cocok untuk jadi minuman olahraga. Terlebih lagi air kelapa tua tercipta tanpa tambahan gula, pewarna makanan, atau pemanis buatan. hlt/arl
Editor : Mariana Setiawati