SURABAYAPAGI, Surabaya - Gigi terkadang terlihat lebih gelap atau justru lebih putih dari biasanya. Ahli ortodonik di Impress, dr Khaled Kasem, mengatakan warna gigi yang kadang berubah berkaitan dengan waktu yang berbeda.
Warna gigi kontras dengan warna kulit sehingga jika seseorang mempunyai kulit lebih gelap, maka akan terlihat mempunyai gigi yang lebih putih. “Misalnya ketika musim panas, kulit Anda menjadi lebih gelap. Anda mungkin terlihat mempunyai gigi yang putih. Tapi jika di musim dingin dan Anda terlihat pucat, gigi Anda mungkin terlihat lebih gelap,” kata Kasem dilansir Mirror, Jumat (27/1/2023).
Baca juga: Percepat ORI Campak, Dinkes Kota Malang Siapkan Upaya Jemput Bola ke Rumah Warga
Meski begitu, ada sebagian orang yang secara alami mempunyai warna gigi lebih gelap. Kasem mengatakan, ada banyak faktor ekstrinsik dan intrinsik untuk menentukan hal ini. Misalnya, jika orang itu sering minum teh, kopi, atau anggur merah yang dapat menodai gigi dan membuatnya terlihat lebih gelap.
“Ada juga beberapa kondisi medis yang menyebabkan perubahan warna gigi. Bahkan, jika Anda mencoba memutihkannya, itu tidak akan berhasil,” ujarnya.
Soal pemutihan gigi, Kasem menyebut tidak ada gunanya jika memutihkan gigi selama musim panas. Sebaliknya, lebih baik melakukannya ketika musim dingin.
Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus
Jika memiliki masalah dengan pewarnaan gigi, Anda harus menyikat gigi dengan benar dua kali sehari selama dua menit. "Anda juga perlu menemui ahli kebersihan mulut setiap enam bulan,” ujarnya.hlt/ggi
Editor : Mariana Setiawati