Kadar Kolesterol Tinggi Bisa Tecermin di Mata

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kolesterol tinggi tidak selalu menimbulkan gejala yang nyata. Namun, tanda-tanda tertentu mungkin muncul di mata Anda.

Dipicu oleh penumpukan kolesterol, arcus senilis dapat membantu sebagai tanda peringatan kolesterol. Arcus senilis adalah cincin putih, abu-abu muda atau kebiruan di sekitar tepi kornea.

Baca juga: Percepat ORI Campak, Dinkes Kota Malang Siapkan Upaya Jemput Bola ke Rumah Warga

Kornea adalah bagian transparan mata Anda yang menutupi iris dan pupil. Bagian inilah yang memungkinkan cahaya masuk.

Dilansir laman Express, American Academy of Ophthalmology menjelaskan kornea biasanya bening. Artinya, warna iris Anda dapat terlihat. Namun, arcus senilis dapat membuat seolah-olah iris memiliki dua warna berbeda.

"Arcus senilis biasanya dimulai sebagai busur pendek warna di sepanjang bagian atas dan bawah kornea," ujar American Academy of Ophthalmology.

Baca juga: Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Akhirnya, ini dapat terhubung dan membuat cincin lengkap di sekitar kornea. Meskipun tanda peringatan ini muncul di mata, arcus senilis tidak memengaruhi penglihatan.

Dr Ali Mearza, konsultan ahli bedah mata dan salah satu pendiri OCL Vision, mengatakan jika arcus begitu menonjol sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang, itu berarti kondisinya telah berkembang selama beberapa tahun. Bagi mereka yang dalam tahap awal kolesterol tinggi, biasanya arcus akan terdeteksi melalui pemeriksaan mata.

"Ahli kacamata pasti akan menyarankan Anda untuk memeriksakan kolesterol jika menemukan arcus senilis," ujarnya.

Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus

The Mayo Clinic menjelaskan arcus senilis juga dapat berkembang pada orang dewasa yang lebih tua dengan kadar kolesterol normal. Namun, jika cincin ini ada pada orang yang lebih muda, bisa jadi itu mengarah ke hiperkolesterolemia familial.

Familial hypercholesterolemia (FH) adalah kelainan genetik yang meningkatkan risiko orang terkena penyakit jantung koroner di usia yang lebih muda. Meskipun arcus senilis dapat menunjukkan kadar kolesterol yang tinggi, cara yang paling dapat diandalkan untuk memantau zat lemak tetaplah dengan tes darah. hlt/mta

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru