Tingkatkan Keselamatan Pengunjung

Pemkab Tulungagung Bentuk Tim Khusus Penjaga Pantai Wilayah Pesisir

surabayapagi.com
Ilustrasi. Pantai pesisir Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung yang gercep bertanggung jawab dalam hal pengawasan dan meningkatkan keselamatan pengunjung, kini membentuk tim khusus penjaga pantai di kawasan wisata pesisir.

Sekretaris Daerah Tulungagung, Tri Hariadi, seusai rapat koordinasi dengan Kapolres Tulungagung, AKBP Taat Resdi mengungkap pemkab akan terus mengevaluasi keamanan di area pantai.

Baca juga: Upayakan Pemulihan Jembatan Junjung, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp7,2 Miliar

"Ya, kami akan meninjau kembali fasilitas keselamatan di pantai wisata, seperti pemasangan papan peringatan yang lebih jelas serta memperkuat kerja sama dengan kepolisian dan pihak pengelola wisata," katanya, Kamis (14/11/2024).

"Langkah preventif akan terus dilakukan, baik melalui sosialisasi kepada wisatawan maupun peningkatan infrastruktur keselamatan," imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Kepolisian Resor Tulungagung, kecelakaan di kawasan pantai mencapai puncaknya pada 2023 dengan empat insiden. Sebagian besar dilaporkan terjadi di Kecamatan Besuki, Tanggunggunung, Kalidawir, dan Pucanglaban.

Baca juga: Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

"Kami mencatat tiga insiden pada 2022, empat pada 2023, dan dua kejadian hingga tahun ini. Sebagian besar korban berada di lokasi yang tidak terpantau," kata Kapolres Tulungagung, AKBP Taat Resdi.

Sedangkan untuk mayoritas kasus adalah wisatawan/warga yang terseret ombak saat berenang atau mencari ikan. Beberapa insiden besar termasuk kejadian di Pantai Neyama, Besuki, pada Februari 2022 yang menelan korban jiwa tiga pelajar.

Baca juga: Maraknya Kebijakan WFH, Pemkab Tulungagung Tetap Terapkan Wajib Masuk Kantor

Selain itu, meskipun papan peringatan telah banyak dipasang, Forkopimda akan memperbanyak papan tersebut untuk lebih meningkatkan wisatawan. Usulan lain yang sedang dipertimbangkan adalah penentuan lokasi aman untuk berenang, yang akan ditentukan oleh Pokdarwis, mengingat mereka lebih memahami kondisi lokal.

Dengan serangkaian langkah ini, Pemkab Tulungagung berharap bisa meningkatkan keselamatan wisatawan dan menjaga kawasan pantai tetap menjadi daya tarik wisata yang aman dan nyaman. tl-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru