SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Lama tak terdengar namanya di belantika perpolitikan Jawa Timur, Wisnu Wardhana alias WW tiba-tiba muncul di Kantor DPD Partai Demokrat Jatim Jalan Kertajaya Surabaya, Sabtu 15/8/2026. Ia memberanikan diri mendaftar sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat periode 2026-2031. Ia menjadi pendaftar pertama tatkala Partai berlambang Bintang Mecy ini membuka pendaftaran Calon Ketua pada Musyawarah Daerah (Musda) ke VII.
Wisnu Wardhana adalah mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya sekaligus mantan Ketua DPRD Kota Surabaya periode 2009-2014. “Saya Serius ingin kembalikan kejayaan Demokrat di Jatim. Tadi saya mendaftar,” kata Wisnu di Surabaya, Sabtu (15/8/2026).
Baca juga: Capaian Prabowo Dipuji, Tapi Deni Wicaksono Beri Catatan Keras soal MBG dan Kopdes
Menurutnya, keputusan kembali maju bukan semata-mata untuk mengejar jabatan struktural partai. Ia mengaku terpanggil untuk membesarkan kembali Demokrat, khususnya di Jawa Timur. “Pesyaratan nanti akan kita lengkapi secepatnya syarat-syaratnya sebelum penutupan. Syaratnya sudah siap semua,” ujarnya.
Wisnu mengaku capaian Demokrat pada Pemilu 2009 sebagai salah satu pijakan perjuangannya. Saat itu, Demokrat mampu menjadi kekuatan politik besar, bahkan mengungguli sejumlah partai yang selama ini dikenal memiliki basis kuat.
Ia pun mengingatkan bahwa Demokrat di Surabaya pernah memiliki 16 kursi DPRD. Namun, kekuatan tersebut kini menyusut drastis menjadi hanya tiga kursi.
“Dulu tahun 2009 kita bisa mengalahkan partai-partai besar seperti PKB dan PDIP. Di Surabaya kita pernah 16 kursi, sekarang menjadi tiga kursi,” ujarnya.
Menurut Wisnu, penurunan tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh kader Demokrat. Ia juga melihat kondisi serupa terjadi di tingkat DPRD Provinsi Jawa Timur.
Baca juga: Audiensi dengan Pemkot Surabaya Buntu, Ahli Waris Pertanyakan Legalitas Tanah Gereja HKBP Manyar
“Di provinsi juga begitu dari 14 kursi jadi 11 kursi. Kita harus bangkit,” katanya.
Bagi Wisnu, Musda VII Demokrat Jatim bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Forum tersebut dinilai menjadi momentum untuk melakukan konsolidasi besar-besaran dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Demokrat.
Wisnu menekankan, kebangkitan Demokrat tidak mungkin dilakukan seorang diri. Dibutuhkan soliditas seluruh kader dan kesediaan untuk mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kita akan bersama-sama seperti dulu. Kita berjuang untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.
Baca juga: Semarakkan HUT RI ke-81, Ratusan Penghuni Liponsos Keputih Ikuti Adu Kreativitas
Ia meminta seluruh kader Demokrat mengesampingkan ego dan menjadikan kepentingan partai serta masyarakat sebagai prioritas.
“Harus mengesampingkan ego dan harus membesarkan partai. Demokrat harus dicintai oleh rakyat,” lanjut Wisnu.
Pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Jatim sendiri telah resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) VII yang dijadwalkan berlangsung pada 28-29 Agustus 2026. rko
Editor : Redaksi