Korsel Duga Korut Lakukan Provokosi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dalam pertemuan dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in, penasihat keamanan nasional Seoul, Chung Eui-yong, mengatakan bahwa dia menduga aksi provokasi Pyongyang akan terjadi sekitar tanggal 10 hingga 18 Oktober 2017. Namun, Chung tidak memberikan rincian lebih lanjut. SEOUL, Kim Gyo Yul. Pemerintah Korsel menduga Korea Utara (Korut) akan melakukan banyak tindakan provokasi pada pertengahan Oktober nanti. Alasannya, bulan itu bertepatan dengan ulang tahun partai komunis dan Kongres Partai Komunis China yang sangat penting. ”(Laporan Chung) juga mengatakan ada kekhawatiran akan konflik militer yang dipicu oleh insiden yang tidak disengaja,” kata Park Wan-ju, anggota parlemen dan juru bicara ketua Partai Demokrat, partai berkuasa di Korsel. ”Presiden mengatakan, Amerika Serikat berbicara mengenai opsi militer dan diplomatik, namun Korea Selatan tidak dapat melewati perang lagi,” lanjut Park, seperti dikutip Reuters. Ketegangan di semenanjung Korea telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir seiring dengan pertukaran ancaman antara pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump. Aksi saling ancam ini diwarnai retorika perang nuklir dan penghinaan. Pyongyang telah menuduh Trump menyatakan perang setelah dia memperingatkan rezim Kim tidak akan bertahan jika dia terus mengancam AS dan sekutunya. Trump sendiri berkali-kali memperingatkan Pyongyang bahwa negara komunis di Korea itu benar-benar akan hancur jika Washington meluncurkan serangan. Park mengatakan, Presiden Moon dalam pembicaraan dengan para pemimpin Washington sepakat bahwa tekanan harus diterapkan terhadap Korut sambil membuka pintu perundingan. Sementara itu, Chung mengatakan bahwa AS dan Korea Selatan telah menyetujui penggelaran rotasional aset strategis Washington ke Seoul. Pengerahan peralatan perang itu akan dilakukan setelah akhir tahun ini. 04
Tag :

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…