AS Siap Berbincang dengan Korut Tanpa Prasyarat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dikutip dari CNN, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson mengatakan, tidak mungkin menuntut Korea Utara untuk melucuti senjatanya sebelum perundingan dimulai. Presiden AS Donald Trump pun setuju akan hal itu. WASHINGTON DC, John Robbinson. Tillerson mengatakan bahwa AS siap untuk berbicara dengan Korea Utara tanpa prasyarat. "Kami telah mengatakan dari sisi diplomatik, kami siap untuk berbicara kapan pun Korea Utara ingin berbicara," ujar Tillerson di Atlantic Council, Washington. "Kami siap untuk melakukan pertemuan pertama tanpa prasyarat." "Ayo bertemu saja, dan kita bisa berbicara soal apa pun yang Anda inginkan. Berbicara tentang meja persegi atau bundar, jika itu yang Anda sukai mari kita bicarakan saja. Tapi setidaknya kita bisa duduk dan saling bertatap muka, lalu kita bisa mulai menyusun peta, soal jalan apa yang mungkin akan kita jalani," ungkap dia. Pemerintah AS telah mengatakan bahwa perundingan dengan Korea Utara harus berfokus pada denuklirisasi. "Tidak realistis untuk mengatakan bahwa kami hanya akan berbicara kepada Anda untuk menuntut penghentian program (nuklir)," ujar Tillerson. "Mereka sudah berinvestasi dalam jumlah besar atas program itu, dan Presiden juga sangat realistis mengenai hal itu," imbuh dia. Namun, pejabat tinggi AS itu mengatakan bahwa Korea Utara harus memastikan adanya masa tenang selama pembicaraan dilangsungkan. Korea Utara telah meningkatkan laju pengembangan program rudalnya selama 2017. Pada September lalu, negara pimpinan Kim Jong-un itu menguji perangkat nuklir terbesar dan terkuatnya. Sejak Februari 2017, Pyongyang telah meluncurkan 23 rudal dan terus memperbaiki teknologinya di setiap peluncuran. Korea Utara telah melakukan uji coba rudal terbarunya pada 29 November. Misil tersebut meluncur lebih tinggi dan jauh dari sebelumnya. Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan, rudal tersebut dinilai dapat menjangkau seluruh wilayah di Bumi. Di Atlantic Council, Tillerson mengatakan bahwa pertanyaan terbesar terkait perbincangan tersebut adalah soal cara memulainya. "Kita berurusan dengan seorang pemimpin baru di Korea Utara dan tak pernah seorang pun terlibat dengannya," ujar Tillerson. "Kami tidak tahu secara keseluruhan tentang bagaimana rasanya berhubungan dengannya, dan karena itulah saya pikir harapan saya tentang bagaimana memulai (perbincangan) benar-benar harus disusun." "Saya harus tahu siapa rekan bicara saya, saya harus mengerti bagaimana prosesnya, bagaimana cara mereka berpikir? Karena untuk mencapai kesepakatan, seperti yang kita semua tahu dalam negosiasi, berarti ada kemauan untuk membicarakan banyak hal." "Yang terpenting adalah kita mulai (perbincangan)," jelas Tillerson. Sebelumnya, Menlu AS itu telah mengatakan bahwa upaya diplomasi didukung dengan opsi militer. Pilihan tersebut baru akan digunakan jika Korea Utara membuat "pilihan yang buruk". "Kami memiliki militer yang kuat yang mendukung kami. Jika Korea Utara memilih pilihan buruk, kami akan bersiap," ujar Tillerson. "Itu bukan jalur yang ingin kita ambil. Tentu saja, di Departemen Luar Negeri, tugas kami adalah untuk membuat jalur alternatif," imbuh dia. 01
Tag :

Berita Terbaru

Siswa SMA-SMK Raup Rp483 Juta dari Program Wirausaha, Ekonomi Kreatif Kian Menjanjikan

Siswa SMA-SMK Raup Rp483 Juta dari Program Wirausaha, Ekonomi Kreatif Kian Menjanjikan

Sabtu, 01 Agu 2026 17:20 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah di Indonesia membukukan pendapatan kolektif lebih dari Rp483 juta melalui program k…

Sidang Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek di Dinas PUPR Digunakan Untuk Kepentingan Pemkot Madiun

Sidang Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek di Dinas PUPR Digunakan Untuk Kepentingan Pemkot Madiun

Sabtu, 01 Agu 2026 13:12 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 13:12 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Saksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun menyebut hasil pengumpulan fee proyek dari para kontraktor d…

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Indonesia Accountability Watch (IAW) melayangkan kritik tajam kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Dasco disinyalir telah…

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan …

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Komitmen mendukung syiar Islam dan pembangunan fasilitas keagamaan terus ditunjukkan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh …

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank…