Presiden Korea Selatan Bawa Artis K-Pop ke China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Beijing - Sebagai bentuk upaya untuk membenahi hubungan kedua negara yang sempat mengendur, terutama karena isu penempatan sistem anti-rudal milik Amerika Serikat (THAAD) di Seoul. Presiden Korea Selatan Moon Jae-in memboyong sejumlah artis TV dan selebritas K-Pop dalam jamuan makan malam. Mengutip Bussines Insider, Sabtu (16/12/2017), sederet artis K-Pop yang ikut dalam delegasi Moon Jae-in antara lain Song Hye-kyo--aktris cantik yang membintangi serial drama Descendants of the Sun, boyband EXO, dan pasangan Choo Ja-yeon dan Xiaoguang Yu. Song Hye-kyo, Choo Ja-yeon, dan Xiaoguang Yu ikut juga dalam jamuan makan malam kenegaraan bersama kedua pemimpin negara tersebut di Istana Kepresidenan. Sedangkan EXO, salah satu artis berpenghasilan tinggi dari agen pencari bakat S.M. Entertainment, bergabung dengan dua pemimpin tersebut dalam sebuah forum bisnis bilateral. Sebagaimana diketahui, militer Amerika Serikat mengumumkan sistem pertahanan rudal kontroversial THAAD telah beroperasi di Korea Selatan. Seorang juru bicara militer AS mengatakan, sistem itu kini dapat mencegat rudal Korea Utara dan melindungi Korea Selatan. Namun menurut pejabat militer AS, kemampuan operasional penuh THAAD masih harus menunggu beberapa bulan lagi. Ketegangan di Semenanjung Korea Kawasan Semenanjung Korea kini diwarnai ketegangan menyusul ancaman Korut melalui serangkaian uji coba rudal dan nuklir. AS meresponsnya dengan mengirimkan armada kapal perang, termasuk sebuah kapal selam bertenaga nuklir, USS Michigan. THAAD, yang merupakan singkatan dari Terminal High Altitude Area Defence, dipasang pekan lalu di sebuah area bekas lapangan golf di pusat wilayah Seongju. Pemasangan sistem THAAD sendiri dilakukan di tengah aksi protes. Mayoritas warga setempat percaya bahwa sistem ini merupakan target potensial serangan Pyongyang dan dapat membahayakan kehidupan mereka yang tinggal di dekatnya. China yang belakangan "akrab" dengan pemerintahan Donald Trump juga memprotes keberadaan THAAD. Beijing meyakini jangkauan radar sistem tersebut dapat mengganggu keamanan operasi militer mereka. Seorang juru bicara pasukan AS yang berbasis di Korea Selatan mengatakan, THAAD sekarang telah beroperasi dan memiliki kemampuan untuk mencegat rudal Korea Utara dan melindungi Negeri Gingseng tersebut. Namun, seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa sistem pertahanan tersebut saat ini hanya memiliki "kemampuan mencegat tahap awal" dan akan ditingkatkan pada akhir tahun. Korea Utara dan AS saling lempar retorika panas dalam beberapa pekan terakhir menyusul sikap Pyongyang yang bersikeras menentang larangan PBB untuk melakukan uji coba rudal. Pyongyang sendiri telah gagal dalam dua uji coba rudalnya. Meski demikian, mereka menegaskan siap melaksanakan tes nuklir keenamnya kapan saja. THAAD mampu menembak rudal balistik jarak pendek dan menengah dalam tahap akhir perjalanan mereka. Sistem pertahanan tersebut menggunakan teknologi "hit to kill" di mana energi kinetik akan menghancurkan hulu ledak yang masuk. Sistem peluru kendali (rudal) antibalistik milik Angkatan Darat AS tersebut dapat menjangkau jarak 200 kilometer dan ketinggian 150 kilometer. Sebelumnya, AS telah lebih dulu menempatkan THAAD di Guam dan Hawaii sebagai antisipasi menghadapi potensi serangan Korut. lx/lpt
Tag :

Berita Terbaru

Siswa SMA-SMK Raup Rp483 Juta dari Program Wirausaha, Ekonomi Kreatif Kian Menjanjikan

Siswa SMA-SMK Raup Rp483 Juta dari Program Wirausaha, Ekonomi Kreatif Kian Menjanjikan

Sabtu, 01 Agu 2026 17:20 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah di Indonesia membukukan pendapatan kolektif lebih dari Rp483 juta melalui program k…

Sidang Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek di Dinas PUPR Digunakan Untuk Kepentingan Pemkot Madiun

Sidang Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek di Dinas PUPR Digunakan Untuk Kepentingan Pemkot Madiun

Sabtu, 01 Agu 2026 13:12 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 13:12 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Saksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun menyebut hasil pengumpulan fee proyek dari para kontraktor d…

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Indonesia Accountability Watch (IAW) melayangkan kritik tajam kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Dasco disinyalir telah…

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan …

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Komitmen mendukung syiar Islam dan pembangunan fasilitas keagamaan terus ditunjukkan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh …

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank…