Warga Tunisia Demo Besar Menentang PPN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dilansir dari laman AFP, demonstrasi semakin membesar dan berakhir rusuh sejak Selasa lalu. Menurut Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Tunisia, Khalifa Chibani, 49 polisi luka-luka akibat bentrokan dengan pengunjuk rasa. TUNIS, Ahmed Mustofa. Kondisi Tunisia dalam dua hari terakhir memanas karena ribuan penduduknya menggelar unjuk rasa besar-besaran menentang pengetatan anggaran dilakukan pemerintah. Lebih dari 240 orang ditangkap polisi dan satu orang tewas akibat demonstrasi berujung bentrokan. Unjuk rasa itu bermula di Ibu Kota Tunis. Tak perlu waktu lama aksi itu pun berubah menjadi anarki mengakibatkan sebuah gerai swalayan Carrefour dijarah. Sehari kemudian, penduduk di Kota Tebourba turun ke jalan pada malam hari. Aparat membubarkan massa saat itu juga mengakibatkan seorang lelaki berusia 40 tahun meninggal. Namun, belum diketahui penyebab dia meregang nyawa. Demonstrasi menyebar dan juga terjadi di Kota Siliana dan Kasserine. Pengunjuk rasa memblokir jalan dengan membakar ban dan melempari polisi dengan batu. Polisi membalas dengan menembakkan gas air mata. Para pegiat meminta penduduk kembali turun ke jalan buat berunjuk rasa pada Jumat besok. Perdana Menteri Tunisia, Yusuf Chahad, menuding dalang di balik unjuk rasa itu adalah kelompok antireformasi, yang bertujuan merongrong kedaulatan negara. Menurut pengamat politik Salim Kharrat, penduduk Tunisia meminta pemerintah berpikir ulang buat menerapkan pajak pertambahan nilai (PPN). Sebab, kondisi ekonomi mereka sedang sulit sejak revolusi memantik gelombang Reformasi Arab (Arab Spring) pada 2011 silam. Saat itu masyarakat bergolak karena tingkat pengangguran yang tinggi dan maraknya perilaku korupsi. Revolusi Tunisia dimulai pada Desember 2010, ketika seorang pedagang bernama Muhamad Bouazizi membakar diri saat unjuk rasa dan tewas. Akibat unjuk rasa besar-besaran itu, Presiden Zen Al Abidin Ben Ali terguling dari kekuasaannya. 04
Tag :

Berita Terbaru

Lewat Penguasaan Bahasa Asing, Pemkab Lumajang Dorong SDM Mampu Hadapi Persaingan Global

Lewat Penguasaan Bahasa Asing, Pemkab Lumajang Dorong SDM Mampu Hadapi Persaingan Global

Senin, 27 Apr 2026 12:52 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat fenomena dimana penguasaan bahasa asing kian menjanjikan dalam berbagai aspek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Diduga Pelaku Curi Banner Spanduk Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Diduga Pelaku Curi Banner Spanduk Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Senin, 27 Apr 2026 12:49 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - 4 pelaku di duga melakukan pencurian Bener (Spanduk ) di amankan Sat.Reskrim Polres Blitar Kota, setelah menerima laporan Haryono 56…

Ratusan Siswa Ikuti Giat PT KAI Daop 7 Madiun, Tanamkan Budaya Transportasi Aman dan Nyaman

Ratusan Siswa Ikuti Giat PT KAI Daop 7 Madiun, Tanamkan Budaya Transportasi Aman dan Nyaman

Senin, 27 Apr 2026 12:46 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Stasiun Madiun dan beberapa stasiun di wilayah kerja Daop 7 Madiun, mendadak riuh dengan keceriaan ratusan siswa yang antusias…

Dukung Target LTT Jatim, Pemkab Banyuwangi Gelar Percepat Tanam Padi 672 Hektare

Dukung Target LTT Jatim, Pemkab Banyuwangi Gelar Percepat Tanam Padi 672 Hektare

Senin, 27 Apr 2026 12:36 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya mendukung target Luas Tambah Tanam (LTT) Jawa Timur (Jatim) sekaligus antisipasi potensi musim kemarau berdasarkan…

Pemkab Ngawi Kirim RDF ke Pabrik, Targetkan Pangkas 75 Persen Volume Limbah Sampah

Pemkab Ngawi Kirim RDF ke Pabrik, Targetkan Pangkas 75 Persen Volume Limbah Sampah

Senin, 27 Apr 2026 12:28 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya mengurangi volume sampah dan limbah, Pemerintah Kabupaten Ngawi melakukan pengiriman RDF (Refuse Derived Fuel) untuk…

Berdaya Tampung 1.877 Jemaah, Masjid An Nahdla Jadi Ikon ‘Religious Tourism’ di Bojonegoro

Berdaya Tampung 1.877 Jemaah, Masjid An Nahdla Jadi Ikon ‘Religious Tourism’ di Bojonegoro

Senin, 27 Apr 2026 11:58 WIB

Senin, 27 Apr 2026 11:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Keberadaan Masjid An Nahdla kini menjadi ‘Religious Tourism’ atau wisata religi yang menarik banyak kunjungan wisatawan lantaran …