SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat fenomena dimana penguasaan bahasa asing kian menjanjikan dalam berbagai aspek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia melalui penguasaan bahasa asing agar siap menghadapi tantangan dan persaingan global.
Pasalnya, kemampuan bahasa asing merupakan investasi strategis dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia. “Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga akses menuju peluang global. Penguasaan bahasa menjadi keunggulan dalam persaingan,” ujar Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Senin (27/04/2026).
Lebih lanjut, menurutnya, dalam perkembangan ekonomi global, mobilitas tenaga kerja semakin terbuka dan menuntut kemampuan komunikasi lintas budaya. Apalagi di sektor seperti pariwisata, industri kreatif, dan jasa internasional membutuhkan tenaga kerja yang mampu berinteraksi dengan berbagai latar belakang budaya.
Sehingga melalui C2 Fest, siswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan komunikasi yang menjadi bagian penting dalam kesiapan memasuki dunia kerja global. C2 Fest menjadi salah satu wujud nyata transformasi pendidikan vokasi dalam menyiapkan generasi yang adaptif dan kompetitif di tingkat internasional.
“Jika ingin pariwisata Lumajang berkembang di tingkat internasional, maka sumber daya manusianya harus mampu berkomunikasi secara global,” kata Indah.
Selain mendukung sektor pariwisata, kemampuan bahasa asing juga membuka peluang kerja lintas negara, termasuk di sektor perhotelan, industri kreatif, hingga ekonomi digital. Dengan demikian, lulusan tidak hanya bersaing di tingkat lokal, tetapi juga memiliki peluang di pasar kerja global.
Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai penguatan kompetensi bahasa harus diimbangi dengan karakter, profesionalisme, dan etos kerja. Sehingga, diharapkan dengan adanya pendekatan tersebut mampu menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya siap masuk ke pasar global, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang. lj-02/dsy
Editor : Redaksi