Tembok Keraton Surakarta yang Ambruk Belum Pernah Diperbaiki Sejak 1920

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Tembok di kawasan Keraton Kasunanan Surakarta ambruk karena usianya yang sudah tua. Tembok tersebut ternyata belum pernah direvitalisasi sejak pertama dibangun, yakni pada masa pemerintahan Paku Buwono X. "Dibangun semenjak listrik pertama kali masuk Solo, itu tahun 1920-an, masa Susuhunan Paku Buwono X," kata Pengageng Parentah Keraton Kasunanan Surakarta, KGPH Dipokusumo, Selasa (16/1/2018). Sejak saat itu, kata dia, tembok tersebut belum pernah direvitalisasi. Hal tersebut disebabkan karena tembok tersebut merupakan masuk sebagai benda cagar budaya, sehingga harus melalui proses-proses khusus "Belum pernah direkonstruksi. Ini juga karena ada rencana pemerintah pusat untuk merevitalisasi seluruh kawasan keraton, namun secara bertahap," ujarnya. Bangunan yang berbatasan dengan ndalem Prabuwinatan tersebut dahulu merupakan gedung sentra pusat pelistrikan untuk seluruh keraton. Adapun yang terdampak tembok roboh adalah bangunan di sisi barat Sasono Putro, kediaman pribadi Paku Buwono XIII. "Setelah peristiwa itu, tembok gedung sentra sendiri masih berdiri, tapi sudah mau ambruk juga karena menempel dengan tembok yang sudah ambruk," katanya. Sementara waktu jalan di depan tembok ambruk tersebut disterilkan dan ditutup untuk kendaraan bermotor. Rencananya, gedung sentra yang sudah tidak digunakan itu akan dirobohkan, namun menunggu koordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya.
Tag :

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…