Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un Merupakan Sosok Humoris?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Bern – Dibalik sikapnya yang terlihat dingin, ternyata Kim Jong Un semasa sekolah adalah sosok yang humoris. Hal tersebut diuyngkapkan oleh teman-temannya semasa sekolah. Sejumlah teman Kim Jong Un saat dia menimba ilmu di sebuah sekolah berbahasa Jerman di dekat Bern, Swiss, menyebut Kim adalah sosok humoris dan gemar mengoleksi sepatu Nike. "Sebagai teman, dia orang yang baik," kata Joao Micaelo, yang kini bekerja sebagai juru masak di sebuah restoran di Bern. "Kami sempat memiliki masa-masa menyenangkan bersama. Kami dia orang baik. Banyak anak yang menyukai dia. Saya tak tahu banyak soal dia saat ini, yang saya tahu dia amat baik selama di sekolah," tambah Joao. "Dia sangat menyukai bola basket. Kami kerap bermain bersama. Saya ingin katakan, jika dia punya waktu, hubungi saya sehingga kita bisa bertemu." Di sekolah, pemimpin Korea Utara ini dipanggil dengan nama "Pak Un" oleh teman-temannya. Saat itu dia hanya disebut sebagai anak seorang karyawan Kedubes Korea Utara di Swiss. Kim Jong Un juga digambarkan amat mengidolakan klub basket NBA Chicago Bulls dan cukup cakap bermain bola basket meski posturnya tidak terlalu tinggi. "Dia orang yang lucu," ujar Marco Imhof, teman lain Kim Jong Un di sekolah. "Dia selalu memiliki gurauan. Dia juga amat benci kekalahan. Kemenangan adalah yang terpenting bagi dia," tambah Imhof. Pernyataan Joao dan Imhof ini diamini teman-teman lain Kim Jong Un. "Dia memiliki selera humor yang baik dan bisa bergaul dengan siapa saja bahkan anak-anak yang berasal dari negara musuh Korea Utara," ujar salah seorang teman Kim Jong Un kepada harian Welt am Sonntag. "Politik adalah hal tabu di sekolah. Kami bisa berdebat soal sepak bola tetapi bukan politik," tambah dia. Pernyataan teman-teman sekolah Kim Jong Un ini amat bertolak belakang dengan pengakuan mantan pengawal yang kini mencari suaka di Kanada. "Dia amat tertekan dan tak memiliki teman bermain yang sebaya. Di sekitarnya hanya ada orang dewasa yang mengajarinya banyak hal," kata Le Young Guk dalam wawancara dengan ABC News. Lee yang pernah menjadi pengawal ayah Kim Jong Un selama 11 tahun itu menambahkan, di masa kecilnya Kim adalah sosok pemarah dan meledak-ledak. "Saat dia marah, dia langsung bertindak tanpa memikirkan konsekuensinya," lanjut Lee Young Guk.lx/kmp
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…