Penyebab Anak Kecanduan Gadget

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Gadget atau gawai seperti ponsel dan komputer tablet sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi siapa pun. Tidak terkecuali anak-anak. Bahkan tak sedikit orangtua menjadikan gawai sebagai mainan untuk anak-anak mereka. Padahal sudah banyak para ahli yang memperingatkan bahaya penggunaan gawai berlebihan pada anak. Gawai tidak hanya disebut dapat menghambat berbagai aspek tumbuh kembang anak, tapi juga bisa menyebabkan adiksi atau kecanduan. Dibandingkan gawai, mainan konvensional anak-anak yang statis jauh lebih baik. Menurut psikolog Ratih Ibrahim, penyebab gawai bisa menyebabkan adiksi adalah karena kebanyakan gawai zaman sekarang sangat costumer friendly, layarnya dibuat seolah-olah statis. "Padahal semua yang menggunakan energi listrik, pada layarnya itu menimbulkan denyutan yang menstimulasi, kemudian ditangkap mata, dari mata kemudian neuron bekerja dan kerja saraf terstimulasi, dari denyutan itu ada sensasi yang kemudian dihafal oleh otak," ujar Ratih. Berbeda ketika anak berhadapan dengan benda statis. Sensasi yang didapat berbeda karena tidak ada denyutan dari benda tersebut. Jika anak biasa terpapar gim digital, atau gawai apapun, ada sensasi yang memicu kepada adiksi. Lain halnya ketika anak bermain mainan seperti Lego, membaca buku, atau mainan statis lainnya yang tidak memberikan rangsangan dari denyutan seperti gawai. "Denyutan itu tidak 'seheboh' dengan digital, makanya tidak menimbulkan adiksi," lanjut Ratih. (viv/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mendorong hilirisasi Melon sebagai upaya meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang…

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada Selasa (21/04/2026), sebanyak 760 calon jemaah haji (CHJ) kloter pertama dan kedua tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya…

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Harga minyak goreng merk Minyakita mengalami lonjakan harga yang signifikan di beberapa daerah, salah satunya di Kota Surabaya…

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menata ruang publik dengan memprioritaskan fungsi pedestrian,…

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun terus memperkuat langkah pengendalian…

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyikapi viralnya kemunculan banyak populasi ikan sapu-sapu di berbagai daerah, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui…