Fraksi Golkar di DPRD Kota Kediri Pincang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pasca pengunduran diri salah satu anggota DPRD Kota Kediri, Sudjono Teguh Wijaya dari Partai Golkar membuat pincang kinerja di gedung DPRD. Sudjono mengundurkan diri sebagai anggota dewan karena ikut dalam kontestan di Pilkada Kota Kediri 2018. Meski secara de facto (fakta) Sudjono Teguh sudah tidak lagi menjabat sebagai anggota dewan, namun secara administrasi ia masih belum resmi mendapatkan Surat Keputusan (SK) pengunduran diri dari Gubernur Jawa Timur. Pasca mundurnya Sudjono, fraksi Golkar akhirnya kehilangan satu anggotanya di gedung DPRD. Saat ini fraksi Golkar tinggal memiliki dua anggota dewan yakni Yuni Kuswulandari dan Andayani Nur Hidayati. Selain itu, pengunduran Sudjono juga menjadi sorotan anggota dewan lainnya yang menilai jika pincangnya fraksi Golkar berpengaruh pada alat kelengkapan dewan. Reza Darmawan, salah satu anggota DPRD Kota Kediri dari Partai PAN mengaku, mundurnya Sudjono seharusnya dapat berpengaruh pada syarat pembentukan fraksi di gedung DPRD serta keikutsertaan anggota pada alat kelengkapan dewan. Sebab syarat sah untuk membentuk fraksi yakni harus memiliki minimal tiga kursi atau tiga anggota dewan, jika tidak memenuhi syarat maka wajib bergabung dengan partai lain. Sedangkan saat ini fraksi Golkar tinggal memiliki dua orang anggota. "Fraksi itu minimal tiga orang, saat ini Golkar hanya dua orang. Disini tidak boleh dan harusnya gabung dulu dengan fraksi lain. Baru nanti jika setelah ada gantinya membentuk fraksi lagi silahkan. Sebab hal itu berpengaruh pada alat kelengkapan dewan, karena saat ini masih melakukan pengiriman anggotanya di alat kelengkapan dewan. Seharusnya tidak boleh karena bukan menjadi fraksi Golkar lagi," bebernya melalui ponselnya, Jumat (16/3/2018). Reza menambahkan, pihaknya menyoal internal fraksi Golkar karena saat ini fraksi Golkar hanya memiliki dua anggota di gedung DPRD Kota Kediri. "Poinnya kita hanya berbicara pada internal kelembagaan dewan, sesuai tata tertib dewan jika pembentukan fraksi minimal harus tiga orang," tandasnya. Terpisah, Ketua DPRD Kota Kediri, Kholifi Yunon menjelaskan, pengunduran Sudjono sebenarnya masih belum bisa dikatakan resmi. Sebab, secara administrasi Sudjono belum menerima SK dari Gubernur. "Disini ukurannya jika SK Gubernur itu sudah turun baru bisa dikatakan resmi dan dinyatakan bukan lagi anggota dewan. Sehingga secara administrasi Pak Jono ini masih menjadi anggota, karena SK Gubernur belum turun," ujarnya. Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri, Juwito menegaskan, jika pengunduran Sudjono tidak menjadi masalah pada fraksi yang menjadi corong partai di gedung dewan. "Sebenarnya partai mengikuti aturan kelembagaan dewan. Namun harusnya ada toleransi karena sebenarnya ini hanya sebentar saja, bulan depan kemungkinan masalah ini sudah selesai dan tidak perlu ada kebijakan yang harus menggabung dengan partai lain. Sebab jika nanti ada perubahan pada alat kelengkapan nanti justru mekanismenya menjadi ribet," tegasnya. Menurutnya, sejauh ini Partai Golkar juga sudah berjalan cepat. Pasalnya, selain pengunduran Sudjono Teguh Wijaya di kursi dewan, Partai Golkar juga sudah menyiapkan calon pengganti yakni Endang Yuniwati. "Untuk Pergantian Antar Waktu (PAW) juga sedang proses. Jika nanti SK pengunduran diri Pak Jono keluar, maka kita juga langsung mengajukan SK pengangkatannya Bu Endang Yuniwati ke Gubernur sebagai penggantinya. Perkiraan April ini PAW sudah bisa dilakukan," pungkasnya. Can
Tag :

Berita Terbaru

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi komplotan pencuri kabel milik PT PLN yang meresahkan akhirnya berhasil dihentikan. Tim Satreskrim Polres Gresik menangkap lima p…

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - CJ –DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ) kota Surabaya menyoroti penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Kota S…

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Polres Gresik. Salah satunya melalui inspeksi mendadak (sidak) y…