Makan Roti Berlebihan Ancam Kesehatan Pecernaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Roti merupakan salah satu makanan yang sangat populer di dunia. Masyarakat modern kerap mengonsumsi roti sebagai sumber karbohidrat utama. Namun, selama ini banyak penelitian yang menyebut roti memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Mengapa demikian? Sejumlah hasil penelitian memaparkan, roti sangat tinggi kalori yang membuat gula darah meningkat drastis setelah mengonsumsinya. Selain itu, roti yang tinggi kalori itu rendah nutrisi. Kandungan nutrisi yang teramat rendah itu menyebabkan kadar kolesterol jahat meningkat. Roti mengandung gluten yang tinggi. Kandungan gluten ini terdapat pada bahan utama pembuatan roti, yakni biji gandum. Jumlah gluten yang sangat tinggi itu membuat lambung bekerja cukup keras untuk mencernanya. Dalam kondisi terburuk, kandungan gluten ini memicu iritasi pada dinding saluran pencernaan. Iritasi pada dinding saluran pencernaan itu biasanya ditandai dengan perut kembung, mulas berlebihan, serta diare. Jika sudah seperti ini, tubuh akan kesulitan menyerap sumber nutrisi lain yang terkandung dalam makanan. Selain itu, rasa manis pada roti juga memicu kenaikan gula darah secara drastis. Hal ini akan membuat seseorang lebih cepat merasa lapar. Pada akhirnya, Anda akan lebih banyak mengonsumsi makanan lain setelah makan roti yang membuat berat badan meningkat. Perlu Anda ketahui pula, roti adalah makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi yang menimbulkan sederet masalah pencernaan. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda membatasi jumlah roti yang dikonsumsi dalam sehari. Imbangi konsumsi roti dengan makanan berserat lain yang menyehatkan tubuh. (oz/02)
Tag :

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …