Seorang Wanita Tewas Akibat Terapi Akupunktur dengan Sengatan Lebah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Niat ingin sehat, bebas pegal, dan stres, malah berujung maut. Seorang wanita di Spanyol meninggal dunia setelah melakukan terapi akupunktur sengatan lebah hidup. Dalam laporan yang dipublikasikan di Journal of Investigational Allergology and Clinical Immunology, wanita berusia 55 tahun yang tak disebutkan namanya itu mengaku ingin mengatasi pegal dan stres. Tak berapa lama setelah sengatan lebah dilakukan, ia mengalami reaksi alergi parah dan dilarikan ke klinik. Wanita tersebut dilaporkan sempat bersin parah sebelum kehilangan kesadaran. Setelah dirujuk ke rumah sakit, ia diketahui mengalami stroke di otak dan mengalami koma permanen. Setelah beberapa minggu koma, kondisinya semakin memburuk. Wanita tersebut meninggal setelah akhirnya mengalami kegagalan beberapa fungsi organ dalam tubuh. Terapi akupunktur dengan sengatan lebah disebut sebagai apitherapy. Praktik ini sudah berlangsung ribuan tahun, dan lazim dilakukan sebagai pengobatan tradisional di China, Yunani, hingga Mesir. Uniknya, wanita tersebut dilaporkan sudah rutin melakukan akupunktur dengan sengatan lebah selama 2 tahun terakhir. Pakar menduga alergi terjadi karena ia sudah sensitif dengan racun lebah. "Sengatan yang membuatnya meninggal bisa fatal karena reaksi alergi. Sebenarnya kematian karena sengatan lebah bisa dicegah seandainya terapis memiliki stok epinephrine yang dapat meredakan gejala alergi akibat sengatan lebah," ujar dr Andrew Murphy dari Asthma Allergy and Sinus Center in Downingtown, Pennsylvania, dikutip dari Livescience. (dt/01)
Tag :

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …