Akan Dimuat berseri sampai 30 tulisan, mulai edisi

Liputan Investigasi Kasus Sipoa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasus Sipoa belakangan ini mulai dimanipulasi sejumlah advokat Jakarta dan perorangan. Bahkan diviralkan melalui sejumlah media online. Wartawan Surabaya Pagi, H. Tatang Istiawan, melakukan investigasi reporting dengan metode penyusupan dan penyamaran (under cover) di Sipoa Grup. Selama 18 bulan, wartawan SP menyamar menjabat Direktur Operasional, Direktur Komunikasi, Direktur Bidang Hukum sampai menduduki Komisaris. Selama kurang lebih 18 bulan, wartawan SP, sampai melakukan audit forensik tentang apa sesungguhnya yang dikerjakan Budi Santoso, Klemens Sukarno Candra, Aris Birawa, Ronny Suwono, Sugiarto, Rusdi Hasan Tumbelaka, Niken, Prem, Hariono dll. Tugas penyusupan ini bak seorang intelijen yang harus menggunakan cover, karena melakukan menyamar. Tujuan penggunaan cover ini agar tidak dicurigai dan bisa diterima oleh target operasi. Makanya saya bisa memeriksa semua legalitas badan hukum semua PT-PT yang tercatat di Sipoa grup. Selain melakukan pemeriksaan aset dan laporan keuangan (audit forensik) masing-masing PT. Bahkan mewawancarai misi Sipoa yang menurut Aris membantu orang kecil. Untuk diketahui, kepanjangan SIPOA yakni Sistem Investasi Properti untuk Orang Awam. Tapi dalam praktik, uang-uang orang kecil yang ingin memiliki apartemen sejak tahun 2014, dilarikan tanpa kejelasan. Sampai akhir tahun 2017, apartemen itu belum dibangun. Saya berpendapat ucapan Aris, ambigu. **foto** Penggalian informasi menggunakan pola under cover selama 18 bulan sejak September 2016 sampai Februari 2018, untuk membongkar praktik kejahatan kerah putih yang diduga dilakukan oleh Budi Santoso cs. Temuan saya, selain pidana, diduga ada kejahatan ekonomi (OJK, UU Kepailitan, UU TPPU, UU Tipikor dan hukum investasi). Penyamaran yang saya lakukan di Sipoa ini, pernah dilakukan oleh seorang jurnalis asal Perancis. Jurnalis ini masuk ke markas ISIS menggunakan nama samaran Ramzi. Dia, berhasil menyusup dan berbaur bersama dengan para simpatisan ISIS dalam jaringan teror bawah tanah di Paris. Pengalaman penyamaran oleh jurnalis Muslim selama 6 (enam) bulan ini mengejutkan. Menurut Ramzi, para simpatisan ISIS itu sama sekali tidak paham soal Islam. "Selama enam bulan di ia tidak melihat Islam" selama enam bulan markas ISIS menggunakan penyamaran dalam jaringan ISIS, saya tak menemukan ajaran Islam, tetapi hanya menemukan para pemuda yang tersesat, frustrasi, memiliki kecenderungan bunuh diri dan sangat mudah dimanipulasi, “ jelas Ramzi. Penyusupannya dilakukan sejak 2015 hingga Januari 2016. Dia mengaku sangat mudah menghubungi kelompok yang menyebut diri sebagai "Tentara Allah" di Facebook itu. **foto** Demikian saya, sangat mudah mengorek permainan tanah oleh Budi dibantu seorang warga Tambak Oso, Aris Sugiarto, atau yang sering dipanggil H. Antok. Saya juga pernah masuk ke kantornya yang masya Alloh, lantai kantornya berserakan puluhan sertifikat. tt
Tag :

Berita Terbaru

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Satreskrim berhasil bekuk pria berusia 50 tahun yang di duga pengedar uang palsu. Ditangkapnya seorang Pria setengah baya…