Apa Yang Menjadi Alasan Rossi Tolak Tawaran Jadi Pembalap Ferrari?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM,-Pada rentang 2004-2010, Valentino Rossi bahkan beberapa kali menguji coba mobil Scuderia Ferrari. Tawaran untuk berganti ajang balap dari MotoGP ke F1 pun sudah diajukan oleh tim yang berbasis di Maranello, Italia, tersebut. Spekulasi yang menyebut sang pembalap akan hengkang pun meluas. Namun, tawaran untuk menjadi pembalap F1 ditolak mentah-mentah oleh Valentino Rossi. Lelaki berusia 40 tahun itu baru mengungkapkan alasannya satu dekade kemudian. Ia mengaku tidak mengambil tawaran tersebut karena hanya akan dijadikan pembalap tes. "Sudah terdapat rencana yang matang soal karir saya di Formula 1. Tetapi rencana Ferrari menyebutkan saya harus mengendarai mobil yang kurang kencang terlebih dahulu, untuk persiapan. Saya pun ditunjukkan hanya menjadi seorang test driver, yang mana setelahnya saya putuskan untuk menolak tawaran," ujarnya. Belum lama ini, Valentino Rossi menunjukkan kemampuannya mengemudikan mobil Mercedes W08 milik Tim Mercedes AMG Petronas di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Itu bukan merupakan kesempatan pertamaThe Doctor menjajal mobil yang dipakai pada ajang balap Formula One (F1). “Setelah sejumlah tes bersama Ferrari, kami dengan manajemen tim lalu duduk semeja. Mereka bekerja keras menyusun rencana komprehensif mengenai karier saya di Formula One,” tutur Valentino Rossi, dikutip dariSpeedweek, Selasa (7/1/2020). “Bagaimana pun juga, menurut rencana itu saya akan mengendarai mobil dengan spesifikasi yang sedikit lebih rendah. Saya akan direkrut lebih dulu sebagai pembalap tes. Atas alasan itu lah, maka saya menolak tawaran dari Ferrari,” pungkas pembalap Tim Monster Energy Yamaha itu. Seandainya Scuderia Ferrari berani menawarkan satu dari dua kursi utama, bukan tidak mungkin Valentino Rossi mengikuti jejak mendiang John Surtees di F1. Pria berkebangsaan Inggris itu lebih dulu meniti karier di balap motor sebelum hengkang ke jet darat pada dekade 1960 dan menjadi satu-satunya orang yang berhasil juara dunia di MotoGP ( enam kali) dan F1 (satu kali).
Tag :

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…