Sah! BPOM AS Beri Lampu Hijau Chloroquine Obati COVID-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) mengeluarkan izin penggunaan darurat terbatas untuk dua obat antimalaria yang disebut-sebut dapat digunakan sebagai obat virus corona (COVID-19). Kedua obat tersebut adalahchloroquine (klorokuin) andhydroxychloroquine. Baca juga : -.WHO Peringatkan Bahaya Desifektan Pada Tubuh Manusi -.Inilah Penjelasan Dari WHO dan Pakar Ahli Tentang Penyebaran Virus Corona Lewat Uang Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Minggu, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS merinci sumbangan obat-obatan baru-baru ini ke persediaan nasional. Dikutip dari AFP, FDA telah mengizinkan keduanya didistribusikan dan diresepkan oleh dokter kepada pasien remaja dan dewasa yang dirawat di rumah sakit dengan COVID-19, jika perlu. "Ketika uji klinis tidak tersedia atau tidak mungkin dilakukan," tulis media itu, Senin (30/3/2020). Sebelumnya, Trump mengatakan pada pekan lalu bahwa kedua obat itu bisa menjadi "hadiah dari Tuhan (untuk mengobati corona)". Meskipun para ilmuwan memperingatkan bahaya -nya klaim berlebihan Trump, mengingat obat ini belum teruji khasiatnya terhadap corona. Peneliti, termasuk Anthony Fauci sang ahli penyakit menular terkemuka di AS, mendesak masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap penggunaan obat tersebut. "Sampai ada uji klinis yang memvalidasi," tulis AFP mengutip Fauci. Saat ini, dua badan medis di AS yakni National Institutes of Health serta Biomedical Advanced Research and Development Authority, juga sedang bekerja untuk menguji keduanya. Beberapa di komunitas ilmiah khawatir dukungan Trump terhadap kedua obat tersebut dapat membuat obat ini langka. Terutama bagi pasien penyakit lain yang membutuhkannya, seperti untuk mengobati lupus dan rheumatoid arthritis. Dari data Worldometers, AS memiliki 142.178 kasus pasien positif corona, dengan 2.484 kasus kematian dan 4.559 kasus sembuh. AS kini menyalip China dan Italia, sebagai negara dengan kasus corona terbanyak di dunia. Sementara itu, pekan lalu, Prancis juga akhirnya memberikan izin penggunaanchloroquine untuk merawat pasien positif COVID-19. Namun, karena obat keras, pengawasan ketat akan dilakukan. Hal ini dikatakan Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran. Ia memberi catatan, obat yang biasanya diberikan untuk kasus berat bukan kasus ringan. "Dewan tinggi merekomendasikan untuk tidak menggunakan perawatan ini ... kecuali kasus serius," tegasnya ditulis AFP. "Dirawat di rumah sakit, berdasarkan keputusan dokter dan di bawah pengawasan ketat."(dc/cr-01/dsy)
Tag :

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…