Ditengah Wabah Corona, Penjual Bunga Ziarah Alami Penyusutan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surabaya, SURABAYAPAGI.com - Menjelang ramadhan ditengah wabah Covid 19nyang merebah di Surabaya, tak membuat tradisi Ziarah Kubur menyusut. Terbukti minat warga Kota Surabaya dalam tradisi ziarah kubur memasuki Bulan Ramadhan masih dilakukan warga Kota Surabaya. Tentu saja hal dimanfaatkan sebagian warga Surabaya untuk menjual bunga yang biasa digunakan untuk ziarah kubur disekitar Jalanan Mastrip dan Wiyung. Salah satunya Sifa (39) warga Gogor, Kecamatan Wiyung Surabaya. Kepada Merah Putih, Sifa mengaku jika dirinya selalu menjual bunga setiap memasuki hari pertama bulan Ramadhan. "Setiap tahun jualan gini mas, cuman sekarang lebih menurun mas, gak jualan sebanyak tahun lalu, " kata Sifa, Kamis (23/4/2020). Jika sebelumnya Sifa bisa menjual bunga ziarah sebanyak ratusan bungkus, pada tahun ini ia hanya menjual hanya sampai 60 bungkus. Selain sulitnya mendapatkan bunga, Sifa mengaku harga bunga tahun ini naik hingga 2 kali lipat. "Kalau tahun kemarin kan saya hanya jual 7000 sampai 8000 per bungkus plastik, kalau sekarang saya jual Rp 15 ribu. Karena beli dari sana (penyuplai) mahal mas," Kata Sifa. Meski demikian, warga yang berantusias akan ziarah makam menjelang ramadhan tetap membeli bunga. Salah satunya Eko Septian, warga Kedurus, Surabaya. Meski sedang terjadi wabah Corona, Eko mengaku tak ingin meninggalkan ziarah ke makam ibunya yang biasa dilakukannya setiap tahun menjelang ramadhan. "Ya gimana lagi mas, setiap tahun saya ke makam ibu saya setiap menjelang ramadhan dan idul fitri. Yang penting tetap pakai masker dan menjaga jarak dari penziarah lainnya. Kalau bunga harga segitu se mahal, tapi ndak papa karena wabah ini semua serba mahal," Kata Eko, salah satu pembeli bunga ziarah. (Jem)
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…