Suko Widodo: Timbulkan Reaksi Negatif bagi Pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga Surabaya, Suko Widodo
Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga Surabaya, Suko Widodo

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga Surabaya, Suko Widodo menyayangkan, cara Presiden Jokowi menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada kondisi saat ini. Pasalnya, sikap Presiden akan menimbulkan reaksi negatif dari masyarakat.

 

"Saya kira kalau itu dijalan kan akan menimbulkan reaksi negatif terhadap pemerintah karena kan situasi psikis masa saat ini dalam penderitaan," ungkap pria yang juga Humas Unair Surabaya ini, kepada Surabaya Pagi, Rabu (13/5/2020).

 

Menurutnya, psikologi masyarakat hari ini sedang tidak stabil dan berharap Pemerintah untuk meninjau ulang atau membatalkan keputusan terkait kenaikan iuran BPJS tersebut.

 

"Kalau menurut saya situasi saat ini psikologi masa yang tidak bagus, yang meminta untuk mengeluarkan sesuatu apalagi uang. Sebaiknya pemerintah meninjau ulang, gak usah di tinjau lah, pastikan jangan melakukan keputusan apapun yang bisa memberatkan masyarakat," terangnya.

 

Suko Widodo memastikan bila keputusan tersebut diterapkan maka hasilnya akan tidak jelas, ia meminta agar Pemerintah mampu memahami psikologi masyarakat agar tidak menimbulkan reaksi negatif terhadap pemerintah.

 

"Akan blunder, jadi keputusan yang diterapkan akan blunder. Pemerintah seharusnya memahami psikologi masa saat ini. Nanti kalau di terapkan akan menimbulkan reaksi atau respon negatif terhadap pemerintah. Wes jelas itu, gak isok dibantah" pungkasnya. byt/cr2

Tag :

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…