Tanpa Gejala, Kucing Dapat Tularkan Corona ke Kucing Lain

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kucing bisa menularkan virus Corona ke kucing lain meski tanpa gejala. SP/ Shutterstock
Kucing bisa menularkan virus Corona ke kucing lain meski tanpa gejala. SP/ Shutterstock

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kucing bisa menyebarkan virus Corona ke kucing lain meskipun tanpa gejala penyakit. Hal ini diungkap oleh sebuah studi percobaan laboratorium.

Seperti dilansir dari The Associated Press (AP), Rabu (13/5/2020) para ilmuwan yang memimpin penelitian itu mengatakan perlunya penelitian lebih lanjut tentang apakah virus dapat menyebar dari manusia ke kucing, kemudian manusia lagi.

Studi yang dipublikasikan di situs jurnal Science, menemukan bahwa kucing  juga dapat terinfeksi dengan SARS-CoV-2, istilah ilmiah untuk virus yang menyebabkan penyakit COVID-19.

Meski demikian, hewan lain seperti anjing, ayam, babi, dan bebek disebut sepertinya takkan tertular virus.

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hewan mana yang rentan terhadap virus sehingga mereka dapat dimanfaatkan untuk menguji vaksin eksperimental demi memerangi pandemi COVID-19, yang telah menewaskan lebih dari 83.000 orang di seluruh dunia sejak muncul di Cina pada awal Desember.

Para ahli kesehatan telah mengesampingkan kemungkinan itu. American Veterinary Medical Association mengatakan dalam sebuah pernyataan terbarunya bahwa hanya karena seekor hewan dapat dengan sengaja terinfeksi di laboratorium "tidak berarti bahwa ia akan dengan mudah terinfeksi virus yang sama dalam kondisi alami".

Para peneliti mengambil virus Corona dari pasien manusia dan menginfeksikannya ke tiga kucing. Setiap kucing kemudian ditampung dengan kucing lain yang bebas dari infeksi. Dalam lima hari, virus Corona ditemukan pada ketiga hewan yang baru terpapar.

Tidak satu pun dari enam kucing yang pernah menunjukkan gejala penyakit apa pun.

"Tidak ada bersin, tidak ada batuk, mereka tidak pernah memiliki suhu tubuh yang tinggi atau kehilangan berat badan," kata Halfmann.

"Jika pemilik hewan peliharaan memandang mereka... mereka tidak akan memperhatikan apa pun," lanjutnya.

Sebelumnya dilaporkan seekor harimau bernama Nadia di Kebun Binatang Bronx, New York, Amerika Serikat positif terinfeksi virus corona (COVID-19).

Studi tersebut, berdasarkan penelitian yang dilakukan di China pada Januari dan Februari, mengatakan bahwa para peneliti menemukan kucing dan musang sangat rentan terhadap virus ketika mereka mencoba untuk menginfeksi hewan dengan memasukkan partikel virus melalui hidung.

Mereka juga menemukan kucing dapat saling menginfeksi melalui droplet pernapasan. Kucing yang terinfeksi memiliki virus di mulut, hidung, dan usus kecil. Anak-anak kucing yang terpapar virus memiliki luka besar di paru-paru, hidung, dan tenggorokan mereka.

Pada musang, virus ditemukan di saluran pernapasan bagian atas tetapi tidak menyebabkan penyakit parah.

Kelompok kedokteran hewan mengatakan, "tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan, termasuk hewan peliharaan, yang mungkin saja terinfeksi oleh manusia, memainkan peran dalam penyebaran COVID-19." Ditekankan bahwa penularan dari orang ke orang mendorong pandemi global.

Namun, kelompok itu mencatat bahwa banyak penyakit menyebar di antara hewan peliharaan dan manusia, jadi kebersihan selalu penting: Cuci tangan Anda sebelum dan sesudah menyentuh hewan peliharaan, dan jaga kebersihan hewan peliharaan Anda dan mangkuk makanan dan airnya.

Halfmann, dengan dua kucing yang tidur di dekatnya, mengatakan kekhawatiran itu mungkin lebih besar bagi tempat penampungan hewan, di mana satu hewan yang terinfeksi dapat menularkan virus ke banyak hewan lainnya. (ap/dc/antara/cr-03/dsy)

Tag :

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…