Kasus Pembunuhan Janda di Jombang, Begini Kronologinya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka pembunuhan di Mojowarno saat dirilis di Mapolres Jombang. (SP/M. Yusuf)
Tersangka pembunuhan di Mojowarno saat dirilis di Mapolres Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pelaku pembunuhan terhadap seorang janda Siti Rukayah (35), warga Dusun Kembangsore, Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, diringkus polisi pada Minggu, (17/5/2020) sekitar pukul 09.30 WIB.

Pelaku yakni Tri Pahlawan Satria (29), warga Dusun Karangayam, Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, diringkus di tempat persembunyiannya sekitar Dusun Mojowangi, Desa Mojowangi, Mojowarno.

Pelaku yang bekerja sebagai kuli bangunan itu, memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya. Meski sudah berhasil melepas celena korban dan memasukkan alat vitalnya, namun aksi bejatnya tak sampai tuntas.

Kapolres Jombang, AKBP Boby Pa'ludin Tambunan menjelaskan, kronologi berawal tersangka melakukan pesta minuman keras bersama tujuh orang temannya di sebuah rumah yang sedang direnovasi di Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, pada Sabtu, (16/5/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Sekitar pukul 22.00 WIB, tersangka berjalan kaki menunu mini market hendak membeli air mineral. Saat sampai di depan mini market, tersangka melihat korban di seberang jalan. Kemudian korban dipanggil dengan melambaikan tangan," jelasnya, saat rilis di Mapolres Jombang, Senin (18/5/2020).

Selanjutnya, papar Boby, setelah korban menghampiri tersangka, korban diajak menuju ke belakang mini market. Namun korban menolak, sehingga tersangka memegang tangan korban dan menggelandang kebelakang.

"Sesampainya di belakang mini market (TKP), korban dipaksa untuk melayani nafsunya, namun korban menolak. Setelah tersangka berhasil melepas celana korban, kemudian tersangka memasukkan alat kelaminnya ke alat kelamin korban, namun belum sampai tuntas," paparnya.

Menurut Boby, korban tetap meronta dan menolak untuk disetubuhi. Lantas tersangka memukul korban dengan tangan kosong di bagian mulut dan mata sebelah kiri, serta menendang dada korban dengan menggunakan kaki kanannya.

"Karena korban tetap meronta dan berteriak-teriak, kemudian kepala korban dibenturkan ke lantai sebanyak dua kali. Lalu dada korban diinjak dengan kaki kanan sebanyak satu kali sehingga korban tak sadarkan diri," ujarnya.

Disitu tersangka panik, dan berusaha mengangkat korban menuju semak-semak. Namun, baru sekitar empat meter korban diturunkan karena tersangka melihat banyak warga yang datang yang sebelumnya mendengar teriakan korban.

"Lalu tersangka melarikan diri, dan korban ditemukan para saksi dalam keadaan tak sadarkan diri dengan keadaan tanpa mengenakan celana dalam. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Mojowarno oleh warga," terangnya.

Setelah Anggota Polsek Mojowarno ke TKP, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Jombang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia.

Barang bukti yang diamankan yaitu celana dalam milik korban, celana panjang yang dipakai korban, celana jeans warna biru panjang selutut milik tersangka, dan kaos warna hitam milik tersangka.

"Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan, jo Pasal 351 ayat (3) KUHP tetang Penganiayaan yang mengakibatkan mati, jo Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. Ancaman hukuman pidana paling lama lima belas tahun penjara.(suf)

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…