Usai Lebaran, Rupiah Menguat ke Level Rp 14.774 per Dolar AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). SP/ KONTAN
Illustrasi Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). SP/ KONTAN

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada awal perdagangan Selasa pekan ini. Rupiah hari ini bergerak di kisaran 14.730 per dolar AS hingga 14.751 per dolar AS.

Mengutip Bloomberg, Selasa (26/5/2020), rupiah dibuka di angka 14.730 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.710 per dolar AS.

Pergerakan rupiah terdorong oleh sentimen internal dan eksternal. Dari sisi internal, Ibrahim mengatakan kepercayaan pasar meningkat setelah Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengeluarkan surat edaran terkait persiapan normal baru atau new normal untuk perusahaan-perusahaan pelat merah.

Dengan surat itu, sejumlah perusahaan milik negara telah ancang-ancang untuk kembali aktif dengan skenario protokol Covid-19 mulai 25 Mei nanti. Faktor selanjutnya adalah adanya pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mengajak masyarakat berdamai dengan virus corona.

"Dengan ini berarti pemerintah memberikan sinyal untuk melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Pasar yakin, perekonomian akan bergerak setelah itu, terutama di Jakarta," ucapnya.

Sedangkan dari sisi eksternal, penguatan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh rencana Bank Sentral Inggris untuk menurunkan suku bunga negatif. Meski masih sekadar perbincangan, kabar ini telah memberikan dampak bagi pergerakan mata uang.

Di samping itu, upaya Bank Sentral Amerika Serikat untuk melakukan pertemuan dengan pemerintah setempat guna membahas perekonomian negara juga menjadi salah satu faktor pendorong. "Kita tahu masyarakat yang meminta tunjangan di Amerika Serikat mengalami kenaikan," ucapnya.

Sedangkan kabar perang dagang Amerika dan Cina tahap kedua yang santer diberitakan belum menjadi isu utama bagi pasar saat ini. "Karena isu itu belum relevan," ucap Ibrahim.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal mengatakan rupiah dipengaruhi oleh pertanyaan pelaku pasar atas kepastian vaksin corona. Alhasil kurs rupiah hari ini berpotensi melemah.

Apalagi, ketegangan AS dan China kembali menyeruak.

Sentimen ini membuat dolar AS yang dianggap sebagai safe haven yang paling likuid jadi menguat dan rupiah berpotensi melemah.

"Penguatan rupiah kemarin semu," kata Faisyal, Senin (25/5).

Sementara, Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana menilai pergerakan rupiah masih cenderung bergantung pada pergerakan kurva pasien positif korona di dalam negeri.

Jika kurva sedikit melandai dan harga minyak stabil, Fikri memproyeksikan rupiah besok bisa terapresiasi, meski indeks dolar meningkat di saat yang sama.

Fikri memproyeksikan rupiah hari ini bergerak di rentang Rp 14.480 per dolar AS hingga Rp 14.880 per dolar AS.

Sementara, Faisyal memproyeksikan rupiah bergerak di rentang Rp 14.800 per dolar AS hingga Rp 15.550 per dolar AS. (l6/tmp/trb/cr-03/dsy)

Tag :

Berita Terbaru

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mantan orang dekat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel, mengaku mengelola dana sebesar Rp7 m…

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi strategis antar Bank…

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Program promo tambah daya listrik bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya” mendapat sambutan positif dari masyarakat Jawa Timur. Hingga 2…

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri menggelar sosialisasi ketentuan di bidang cukai kepada puluhan pedagang kelontong…

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - 200 petarung mixer martial arts (MMA) bakal berlaga dalam kejuaraan Adu Wani piala walikota Madiun 2026 pada tanggal 24-25 Juli di A…

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- 10 saksi dari pihak swasta dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan kasus …