Kalangan Polisi AS Demo Tuntut Kematian George Floyd

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah aparat kepolisian bergabung dengan massa mengelar aksi protes atas kematian george Floyd.  SP/ Foto: AP
Sejumlah aparat kepolisian bergabung dengan massa mengelar aksi protes atas kematian george Floyd. SP/ Foto: AP

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sejumlah aparat kepolisian Amerika Serikat terlihat bergabung dengan para pengunjuk rasa dalam aksi protes solidaritas terhadap kematian George Floyd.

Floyd meninggal setelah kehabisan napas readyviewed ketika lehernya ditekan oleh lutut seorang polisi saat dalam penangkapan. Kematian Floyd dianggap sebagai puncak amarah publik AS terkait kebrutalan dan sikap rasial yang sistematis, terutama oleh aparat terhadap warga kulit hitam dan minoritas.

Alih-alih membubarkan pedemo, Kepala Kepolisian Camden County, Joseph Wysocki, malah ikut berbagung dengan para demonstran dengan ikut berlutut sebagai bentuk solidaritas.


Dikutip dari ABC News, "Saya tidak bisa memikirkan hal lain sejujurnya. Ini adalah komunitas kita, dan bukan hanya kami (polisi) yang menertibkan kota, tapi kita semua bersama-sama," kata Wysocki pada Senin (1/6).

Camden merupakan sebuah kota di New Jersey yang memiliki tingkat kejahatan yang tinggi. Aksi polisi bergandengan dengan demonstran merupakan sebuah fenomena baru di kota itu.

Aksi solidaritas polisi itu pun dinilai sebagai bagian dari upaya aparat menjalin hubungan dan kepercayaan yang lebih baik lagi dengan penduduk kota sejak 2013 ketika kewenangan keamanan publik diambil alih oleh departemen kepolisian negara bagian dari kepolisian kota.

Keikutsertaan Wysocki dan para personelnya dalam demo disambut baik oleh para demonstran.

"Saya tahu bahwa semua polisi tidak buruk, jadi begitu saya mendengar bahwa mereka ingin terlibat, saya merespons 'tentu boleh, mari kita lakukan, kita dapat berdiri bersama dalam aksi solidaritas ini'," kata Yolanda Deaver, seorang pemilik salon lokal yang menjadi koordinator demonstrasi di kota itu.

Danver menuturkan aksi para polisi itu "benar-benar mengharukan".

"Mereka (polisi) seakan ingin menyampaikan 'ini adalah demonstrasi Anda. Anda yang memimpin, kami mendukung di belakang kalian'," ujarnya menambahkan.

Tak hanya polisi, sejumlah politikus dan tokoh lainnya juga turut serta dalam demo tersebut.

Di Flint Township, Michigan, sheriff Genesee County, Chris Swanson, ikut berdemo dan mendukung aksi protes. Swanson memberi tahu para pemrotes bahwa ia berada di sana untuk memastikan para demonstrasi memiliki suara. Swanson mengatakan kepada pengunjuk rasa bahwa dia dan timnya akan berjalan beriringan bersama para pedemo, daripada berpatroli dan mengawasi mereka.

"Kami ingin bersama kalian semua, sungguh," katanya.

Dalam jumpa pers di hari yang sama, Swanson mengatakan dia dan timnya ingin bertindak proaktif dalam menangani masalah sikap diskriminatif dan rasisme yang dilakukan oknum kepolisian terhadap kaum Afrika-Amerika.

Demonstrasi solidaritas terhadap Floyd berlangsung di puluhan kota dan negara bagian di AS. Protes pertama kali mencuat di Minneapolis sehari setelah kematian Floyd pada Senin (25/5). Aksi solidaritas atas kematian Floyd bahkan meluas hingga negara Eropa dan Amerika Latin seperti Brasil hingga Selandia Baru.

Kematian Floyd bukan lah satu-satunya pemantik amarah warga AS yang sesungguhnya. Sebab, insiden Floyd terjadi tak lama setelah dua warga kulit hitam AS lainnya tewas.

Ahamud Arbery (25) tewas pada 23 Februari lalu setelah ditembak oleh dua pria kulit putih ketika dirinya tengah lari pagi di lingkungan rumahnya di Brunswick, Georgia. Beberapa pekan setelah kematian Arbery, perempuan kulit hitam bernama Breonna Taylor tewas akibat tembakan aparat saat merazia tempat tinggalnya pada Maret lalu. (abc news/cnn/cr-02/dsy)

Berita Terbaru

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Paguyuban Pedagang Pasar se-kota Madiun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk tidak bertindak diluar objek dan subjek…

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Derasnya arus informasi di era digital membuat profesi wartawan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di tengah kondisi ter…

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Komando Distrik Militer (Kodim) 0816/Sidoarjo menggelar kegiatan silaturahmi yang mempertemukan jajaran pimpinan militer tingkat t…

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto mengingatkan jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan…

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk…

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau panjang, Polres Blitar Polda Jatim tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.…