Fraksi Demokrat dan Fraksi RAP DPRD Tuban, Usulkan BLTD Pengganti Sembako

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Fraksi RAP, Aguk shihabudin dan Wakil Ketua DPRD Tuban. M. Ilmi Zada.SP/ist
Ketua Fraksi RAP, Aguk shihabudin dan Wakil Ketua DPRD Tuban. M. Ilmi Zada.SP/ist

i

 

SURABAYAPAGI.COM. Tuban- Pandemic covid-19 yang mewabah Indonesia, termasuk Kabupaten Tuban nyaris melumpuhkan banyak sektor baik sosial hingga ekonomi.

Tatanan masyarakat Tuban perlahan berubah, kewaspadaan menggelayuti pikiran warga. Banyak yang terganggu sumber pengahasilanya, bahkan kehilangan pemasukan samasekali.

Dengan situasi demikian, Pemkab Tuban akhirnya melakukan refocusing sebesar Rp. 240 Miliar anggaran dari sekian OPD untuk dialokasikan ke tiga sektor penting, antara lain kesehatan sebesar Rp. 137,4 Miliar, pemulihan ekonomi Rp. 43,5 Miliar dan jaring pengaman sosial berupa pemberian sembako serta bansos lainya sebesar Rp. 59,5 Miliar.

Ditahap awal pemberian sembako untuk bantuan Covid1-9, Pemkab Tuban telah menetapkan 9900 penerima, dengan pemberian komiditi sembako antara lain Beras, Minyak Goreng, Kecap, Gula dan Mie Instan.

Menanggapi hal itu, beberapa anggota legislatif diantaranya Wakil Ketua DPRD Tuban bersama fraksi Demokrat, M. Ilmi Zada mengusulkan agar bantuan covid-19 berupa sembako tersebut diubah bentuknya menjadi Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) dengan nominal yang ditentukan.

Yangmana teknis pemberian BLTD itu, nantinya dapat bekerjasama dengan Bank. Sehingga penyaluranya bisa langsung melalui rekening penerima bantuan. Hal itu disampaikan Ilmi Zada kepada Surabapagi.com usai melakukan rapat pembahasan Refocusing anggaran untuk Covid-19 antara Badan Anggaran (Banggar) bersama Pemkab Tuban.

Ilmi menjelaskan, alasan terkait usulanya bersama fraksi lain itu, yang diantaranya fraksi Restorasi Amanat Pembangunan, yakni agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan. Misalnya kualitas komoditi sembako yang kurang baik atau ada monopoli atas penyediaan komoditi tersebut.

"Kami bersama Fraksi Demokrat dan juga Fraksi RAP mengusulkan agar pemberian bantuan covid-19 berupa sembako, agar diubah menjadi uang melalui BLTD," terangnya. Rabu, (4/6/2020).

Senada dengan Ilmi Zada, Ketua Fraksi RAP, Aguk Shihabudin mengatakan jika telah memberikan usulan serupa. Fraksi RAP juga mengusulkan teknis BLTD langsung dari Bank ke penerima. Dimana data penerima diambil dari desa, yang terverikasi dan valid melalui Musdes.

Dengan penerimanya adalah warga yang belum dapat Bantuan sosial dari BST Kemensos, BLT- Dana Desa, PKH, serta bukan penerima BPNT, BPNT Daerah atau Bansos Provinsi. Menurut Aguk, pemberian BLTD langsung ke rekening penerima agar lebih aman dan mudah.

"FAP juga mengusulkan agar BLTD diberikan langsung melalui kerjasama dengan bank agar lebih aman," jelasnya.

Usai memperoleh keterangan dari Wakil DPRD Tuban beserta ketua Fraksi RAP, surabayapagi.com mencoba mengkonfirmasi Sekda Tuban, Budi Wiyana yang sebelumnya memaparkan Refocusing APBD yang dilakukan Pemkab Tuban kepada Banggar DPRD Tuban. Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan.

Dalam agenda rapat tersebut, Pemkab Tuban juga memaparkan alokasi pengeluaran selama penanganan dan pencegahan Covid-19 secara global. Akan tetapi Banggar DPRD Tuban meminta Pemkab Tuban untuk memaparkan kembali dengan lebih rinci. Her

Berita Terbaru

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik Iwan Susanto menilai keterangan saksi Daffa dan Noer Aflah dalam sidang ketujuh perkara dugaan korupsi dan…

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang diduga d…

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan Universitas Brawijaya (UB) terkait …

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Akui Pernah Titipkan Uang Rp50 Juta Lewat Ajudan…