Instagram PLN Digruduk Netizen, Ada Apa?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
petugas tengah memeriksa meteran listrik warga.
petugas tengah memeriksa meteran listrik warga.

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Zaman sekarang sudah dimudahkan dengan yang serba digital sampai-sampai memprotes suatu hal bisa dilakukan dengan berkomentar di akun resmi. 

Seperti yang terjadi pada akun Instagram resmi milik PLN yang menjadi sasaran empuk para netizen yang geram karena mereka mengalami lonjakan tarif hampir 2 kali lipat selama kegiatan  diam dirumah.

"Pinter banget PLN nyari uangnya, kelebihannya akan dibagi ke tiga bulan yang akan datang. Coba deh dipikirkan berapa jumlah rupiah yang terkumpul dari kelebihannya. Kalau gua punya uang segitu banyaknya masuk deposito, udah untung banyak. Kita bayar kelebihannya harus, eh giliran PLN balikin dibagi tiga bulan mendatang," tulis pemilik akun @ndy_surya, mengomentari postingan @pln_id mengenai skema bagi pelanggan PLN untuk menghindari lonjakan tagihan.

Adapula warganet yang keheranan lantaran tagihan listrik PLN bulan Juni justru lebih tinggi daripada pemakaian rata-rata selama tiga bulan terakhir.

"Pemakaian kwh tiga bulan terakhir rata-rata 90 kwh. Kenapa tagihan bulan ini pemakaian 227kwh? Enggak ada penambahan alat elektronik dan saya kerja tidak WFH lohh.. ahh sudahlah," sebut pemilik akun @mulyanaabuazkia.

Adapula warganet yang mengaku rumahnya selalu ditinggal dari pagi sampai sore hari. Malam hari juga lampu dimatikan dan pemakaian normal. "AC enggak ada, alat-alat elektronik tidak ada yang berkapasitas besar. Masa iya sampai naik 100%, biasa bayar Rp 250.000 sekarang lebih dari Rp 500.000 per bulan," ungkap pemilik akun @pojoktamannursery.

Warganet juga menganggap manajemen PLN tidak memberikan informasi yang memadai bagi para pelanggan. Pemilik akun @nataliowongso menilai, tidak semua orang bisa lihat pengumuman ini dan tidak semua orang tahu harus wajib lapor mandiri.

Apalagi, tidak semua orang memiliki ponsel atau memiliki kuota internet dan menggunakan Instagram. Dia meminta PLN lebih bijak dalam memberitahukan informasi kepada masyarakat.

"Situasi sudah sulit, kenapa semakin dipersulit dengan lonjakan tarif listrik ini. Seharusnya tetap profesional. Tidak semua pelanggan pascabayar non subsidi memiliki penghasilan berlebihan, apalagi dengan kondisi seperti ini," tulis @nataliowongso.put1

Tag :

Berita Terbaru

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali menghadirkan destinasi wisata baru melalui wisata susur Sungai Ngotok di kawasan Taman Bahari Mojopahit…

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (Institut STTS) memfasilitasi puluhan jurnalis dari Surabaya dan Sidoarjo dalam Bootcamp…

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pada awal 2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengidentifikasi kasus…