SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) hingga kini masih menjadi perdebatan. Pasalnya, RUU tersebut menuai banyak pro dan kontra.
Pengurus pusat (PP) Muhammadiyah meminta pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) untuk dihentikan.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti mengatakan menolak pembahasan RUU HIP karena tidak urgen dan bertentangan dengan Undang-Undang sebelumnya.
"RUU HIP tidak urgen dan tidak perlu dilanjutkan pembahasannya," kata Abdul di Kantor PP Muhammadiyah, Senin (15/6).
Ia menegaskan kedudukan dan fungsi pancasila sebagai dasar negara sudah sangat kuat. Ia menilai pembentukan peraturan perundang-undangan semestinya memang dibutuhkan dan bermanfaat dalam kehidupan masyarakat.
Namun dalam proses pembentukannya, Abdul menilai justru menimbulkan kontroversi serta penolakan keras dari masyarakat.
"RUU ini terbukti menimbulkan kegaduhan dan berpotensi juga menimbulkan berbagai friksi sosial yang seharusnya kita hindari, kita butuh kondusif, tenang dan kerja sama melawan virus corona (Covid-19)," katanya.
Abdul mengatakan pihaknya di PP Muhammadiyah masih terus akan mengkaji dan menginventarisasi berbagai macam problematika yang ada di dalam RUU ini.
Editor :
Moch Ilham
Berita Terbaru
Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB
Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB
Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia
Foto Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia; Dr. …
Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB
Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Di tengah menjamurnya bisnis kuliner di Kota Madiun, Warung Oregano hadir dengan konsep berbeda. Usaha UMKM ini mencoba mematahkan a…
Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB
Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB
SurabayaPagi, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan III (periode J…
Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB
Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB
SurabayaPagi, Surabaya - Ekspor Jawa Timur masih menghadapi tekanan hingga Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai ekspor sepanjang…
Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB
Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB
SurabayaPagi, Surabaya - Pada Juni 2026, Provinsi Jawa Timur kembali mencatat inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat inflasi secara bulanan…
Jumat, 03 Jul 2026 17:18 WIB
Jumat, 03 Jul 2026 17:18 WIB
SurabayaPagi, Jakarta — Di tengah banyaknya pilihan produk nutrisi anak, kebiasaan membaca komposisi menjadi semakin penting agar orang tua tidak hanya m…