Tragis, 2 Tahun Jadi Budak Seks Ayah Tiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Konferensi Pers Polres Kediri Kota mengungkap kasus pencabulan terhadap tersangka Iswahyudi yang tega melakukan tindak asusila kepada anak tirinya yang masih dibawah umur.
Konferensi Pers Polres Kediri Kota mengungkap kasus pencabulan terhadap tersangka Iswahyudi yang tega melakukan tindak asusila kepada anak tirinya yang masih dibawah umur.

i

Perbuatan ISY kepada anak tirinya sungguh tak pantas dicontoh. Bagaimana tidak, ISY menjadikan anak tirinya sebagai budak seks. Aksi tersebut berlangsung selama 2 tahun. Berikut laporan koresponden Surabaya Pagi Ducan Perkasa di Kediri,

Aksi pencabulan terhadap anak dibawah umur terjadi di Kediri, Jawa Timur. Seorang anak yang masih dibawah umur menjadi budak seks yang dilakukan oleh ayah tirinya.

Parahnya, aksi tersebut menimpa korban selama 2 tahun, sejak korban masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Adalah Iswahyudi (38) tersangka pencabulan yang tega melakukan aksi bejat kepada MS (14) yang merupakan anak tirinya. Akibat perbuatan tersangka, korban saat ini mengalami trauma. Sedangkan tersangka sendiri telah berhasil diamankan polisi.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana menjelaskan awal terbongkarnya kebejatan sang ayah tiri. Kala itu korban kabur dari rumah dan bertemu dengan saudaranya.

Kepada saudaranya, korban bercerita mengapa kabur dari rumah. Termasuk soal kebejatan sang ayah tiri yang telah menyetubuhinya selama dua tahun.

"Kondisi korban ini kasihan, dia tertekan dan depresi. Bahkan ia sempat kabur dari rumah dan bertemu kerabatnya, hingga akhirnya menceritakan sebab ia lari," jelas AKBP Miko, Senin (15/6/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan Unit PPA Satreskrim Polresta Kediri, diketahui bahwa korban tinggal serumah dengan ibu kandung dan pelaku. Menurut Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Gusti Ananta, pada Kamis (4/6) sekitar pukul 02.00 WIB, korban mendapat perlakuan tak senonoh dari ayah tirinya saat terlelap tidur.

Sementara istri pelaku atau ibu kandung korban sedang sibuk di dapur.

Itu bukan aksi bejat pertama yang dilakukan pelaku. ISY sudah menjadikan anak tirinya sebagai budak seks selama dua tahun.

"Ia menjadi korban persetubuhan oleh pelaku. Perbuatan tersebut dilakukan berulang kali mulai saat korban duduk di bangku SD kelas 6, sampai awal Juni lalu," jelas AKP Gusti Ananta, Senin (15/6/2020).

Usai mendengar cerita korban, pihak keluarga langsung melaporkan pelaku. Unit PPA Satreskrim Polresta Kediri kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap ISY.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Gusti Ananta menambahkan, pihaknya akan mendatangkan psikiater untuk memberikan pendampingan kepada korban. Sebab, korban mengalami trauma psikis.

"Korban ini tertekan dan depresi. Selain menghukum pelaku, kita harus memberikan pelayanan kesehatan dan bimbingan konsul kepada korban yang masih anak-anak. Korban sampai tidak berani menceritakan kejadian yang menimpanya karena diancam oleh ayah tirinya," pungkas AKP Gusti.

Sementara itu berdasarkan pengakuan tersangka kepada polisi, aksi bejat tersebut dilakukan untuk memenuhi nafsu birahinya.

"Kepada polisi, pelaku ini nekat melakukan perbuatan persetubuhan karena sekedar melampiaskan nafsu birahinya terhadap anaknya. Dan mungkin merasa kurang puas meskipun sudah berkeluarga," jelas AKP Gusti Ananta, Senin (15/6/2020).

Selama kurang lebih dua tahun itu, pelaku berkali-kali menyetubuhi korban. Atau setiap kali merasa ada kesempatan.

"Setiap kali ada kesempatan, pelaku melakukan persetubuhan dengan anak tirinya," imbuh Gusti.

Meski sering, persetubuhan itu tidak pernah ketahuan siapa pun. Kebejatan pelaku terbongkar setelah korban cerita kepada saudaranya.

"Sangat ironis, kendati berlangsung lama namun keluarga korban tidak ada yang mengetahui, dan pelaku sampai lupa berapa kali ia melakukan perbuatan bejatnya," pungkasnya.

Sementara itu, saat ini tersangka harus meringkuk di sel tahanan Polresta Kediri. Tersangka dijerat pasal 81 UURI No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

 

 

 

 

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …