50 Persen Karyawan PHK Banting Setir Bisnis Online

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur, Satria Wicaksono (kiri) dan  Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi (kanan)
Salah satu pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur, Satria Wicaksono (kiri) dan Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi (kanan)

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Dengan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia, ternyata bisnis online sangat dipilih bagi karyawan-karyawan yang kena dampak alias di PHK. Hal ini dikarenakan, para karyawan tersebut ingin tetap survive menghasilkan pendapatan dengan memanfaatkan peluang.

Satria Wicaksono, salah satu pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur, memprediksi secara subjektif ada lebih dari 50% karyawan yang terdampak Covid-19 mencoba berinovasi dibidang bisnis.

"Yang lagi musim ya kuliner online, karena ditengah kondisi seperti ini kita kebanyakan juga enggan untuk keluar rumah dan lebih memilih memesan makanan dan minuman melalui online," ujar Satria saat dihubungi Surabaya Pagi pada Selasa (16/6/2020).

Satria juga mengakui jika bisnis kuliner online sedang banyak digeluti. Namun dirinya juga mengatakan para pelaku bisnis dituntut harus kreatif dalam mengkreasikan dan memanage produknya sehingga menarik para pembeli via online.

"Tantangannya cukup besar karena banyak juga yang mencoba bisnis di sektor ini. Jadi para pelaku bisnis harus kreatif dan mampu memanage bisnisnya dengan baik. Karena bisnis kuliner di online beda dengan bisnis secara konvensional," jelasnya.

 

Naik 2-3 Kali Lipat

Tak hanya HIPMI, Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi juga melihat tren kuliner online di kondisi seperti ini sedang naik daun karena banyak diminati masyarakat yang enggan untuk keluar rumah.  "Setau saya memang lagi naik tren-nya untuk berbisnis kuliner melalui online. Tapi saya belum tahu pasti datanya karena di pandemi seperti ini bergerak secara dinamis," ujar Ali Affandi kepada Surabaya Pagi, Selasa (16/6/2020).

Dirinya juga memberi contoh bidang usaha yang saat ini sedang digandrungi oleh para pengusaha yang sedang merintis. Baik itu mereka yang merupakan karyawan terdampak Covid-19, ataupun para pengusaha yang banting setir dari bidang lainnya.

"Contohnya frozen food, dan makanan minuman yang dipasarkan di online lainnya, sepengetahuan saya bisa untung 200-300 persen saat ini, yang artinya untung 2-3 kali lipat," kata Andi, sapaan Ali Affandi, yang juga mantan Ketua HIPMI Jatim.

 

Sektor Pariwisata Terseok-seok

Selain itu, baik Andi ataupun Satria juga mengatakan jika bisnis startup hingga saat ini memang menjanjikan dan bermacam-macam bentuknya. Namun ada juga yang sedang terseok-seok seperti pada sektor pariwisata dan perhotelan.

"Memang jumlah perusahaan startupnya naik, tapi juga ada yang jatuh. Seperti Airy, OYO dan Traveloka. Tapi juga masih ada yang survive seperti di bidang pendidikan online, dan masih banyak lagi," kata Satria yang diamini oleh Andi Ali Affandi.

Baik Andi dan Satria, berpesan kepada seluruh pelaku bisnis baik yang sedang menjalankan bisnisnya, ataupun bagi mereka yang akan memulai inovasi di bidang bisnis untuk bisa survive di tengah pandemi. "Sudah banyak cara di Google dan Youtube. Contohnya di Youtube banyak influencer yang membuat resep makanan dan views-nya baru-baru ini mengalami peningkatan. Itu artinya sudah banyak yang beradaptasi dan ingin menciptakan inovasi di bidang bisnis khususnya kuliner. Jadi kita harus terus belajar untuk lebih kreatif," pungkas mereka berdua. adt

Berita Terbaru

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih empat penghargaan dalam ajang Surabaya Marketing Week 2026. Capaian t…

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kinerja core business PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, angkutan penumpang terus menunjukkan tren positif. Selama…

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Standardisasi Nasional (BSN) mendorong percepatan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di kalangan pelaku usaha mikro, k…