Mayat Wanita Bersimbah Darah di Jurang Korban Pembunuhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Satreskrim Polres Mojokerto melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat.
Petugas Satreskrim Polres Mojokerto melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat.

i

Penemuan sesosok mayat wanita bersimbah darah di jurang Gajahmungkur, Pacet Mojokerto menggemparkan warga sekitar. Jenazah yang telah dipastikan korban pembunuhan tersebut warga Kediri. Berikut laporan koresponden Surabaya Pagi Dwi Agus Susanti di Mojokerto

Sesosok mayat wanita ditemukan di jurang Gajahmungkur, Desa Pacet/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (24/6/2020). Saat ditemukan, korban mengenakan baju lengan panjang berwarna biru gelap, celana jins biru terang. Pada bagian mulut korban ditemukan luka.

Kapolsek Pacet Iptu Toni Hermawan mengatakan, mayat wanita yang berambut agak pirang ini ditemukan pertama kali oleh pemuda asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang saat itu sedang berwisata di tikungan Gajahmungkur.

"Ketika dia (saksi) melihat ke bawah atau jurang ada mayat itu. Kemudian pemuda itu melapor ke kami," ujar Toni.

Adapun identitas mayat perempuan berambut pirang bersimbah darah tersebut adalah karyawan pabrik asal Kediri.

"Alhamdulilah kami sudah mendapatkan identitas korban yakni berinisial FN, warga Kediri. Usia kurang lebih 25 tahun. Profesi sebagai karyawan pabrik di luar wilayah Mojokerto," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan di kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar, Rabu (24/6/2020).

Dony menjelaskan pihaknya telah menghubungi orang tua korban. Menurut Dony, saat ini orang tua FN dalam perjalanan ke RSUD Prof Dr Soekandar di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

"Orang tua korban sudah kami hubungi. Informasinya dalam perjalanan ke rumah sakit," terangnya.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, perempuan berinisial FN yang usianya sekitar 25 tahun itu menjadi korban pembunuhan. Menurut dia, karyawati pabrik asal Kediri tersebut tewas karena dianiaya menggunakan benda tumpul.

"Tanda-tanda kekerasan memang betul ada. Ada empat luka benda tumpul di kepala sisi sebelah kiri dan luka robek di pelipis. Untuk sementara dugaan kami terjadi penganiayaan," kata Dony kepada wartawan di kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Saat melakukan olah tempat penemuan jasad korban, polisi menemukan jilbab kuning, sarung biru, masker, serta tambang plastik warna hijau sepanjang 1 meter. Terdapat bercak darah pada masker, jilbab dan sarung tersebut.

Barang-barang tersebut ditemukan di semak-semak sekitar 10 meter dari mayat korban. Polisi menduga masker dengan bercak darah itu milik korban.

"Kemungkinan kalau masker milik korban karena ada bercak darah, tapi kami maksimalkan dulu untuk mengumpulkan alat bukti. Tim kami juga masih bekerja mengintensifkan penyelidikan sampai pengungkapan," terang Dony.

Ada beberapa petunjuk, pihaknya berharap mudah-mudahan petunjuk tersebut bisa mengaitkan kepada kejadian atau peristiwa terkait meninggalnya korban. Yakni siapa orang yang terakhir yang bersama dengan korban, pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Dimungkinkan hari Selasa (meninggalkan rumah, red). Untuk itu masih kita dalami dari pihak-pihak teman korban karena saat ini anggota masih melakukan penyelidikan. Masih di dalami (apa ada yang menjemput korban sebelum akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat),” jelasnya.

Termasuk lokasi penemuan mayat yakni di Tahura Raden Soerjo Blok Gajah Mungkur Desa Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, apakah hanya lokasi pembuangan mayat atau eksekusi juga. Pihaknya meminta doa agar kasus tersebut cepat terungkap.

Berita Terbaru

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bekasi - Kapolres Metro Bekasi Kombes (Polwan) Sumarni, istri Direktur Penyidikan KPK Brigjen Polisi Asep Guntur Rahayu , tampak cekatan…

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ammar Zoni, aktor yang terlibat narkoba, masih menjalani sidang dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba. Usai menjalani…