9 Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Diringkus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menunjukkan barang bukti hasil tangkapan dari 8 kasus peredaran narkoba dengan 9 tersangka. SP/les
Polisi menunjukkan barang bukti hasil tangkapan dari 8 kasus peredaran narkoba dengan 9 tersangka. SP/les

i

Perang dengan narkotika masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Buktinya saja, Satreskoba Polres Blitar Kota baru-baru ini berhasil menangkap 9 pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi di wilayah Blitar Kota. Berikut laporan koresponden Surabaya Pagi Hadi Lestariono di Blitar,

Tak lebih dari sepekan, Satuan Reskoba Polres Blitar Kota berhasil mengungkap 8 kasus peredaran narkotika dengan 9 tersangka. Kasus tersebut kini masih terus dikembangkan oleh Polres Blitar Kota.

Seperti yang di terangkan Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela SH S.IK MH dalam konferensi pers pada (Jumat 26/6) siang, pengungkapan kasus Narkotika jenis Sabu dan Pil Ekstasi dengan 9 tersangka.

Kapolres mengatakan dalam rilis tersebut, 9 tersangka yang berhasil diringkus terdiri dari 7 pengedar sabu-sabu sedangkan 2 sisanya merupakan pengedar pil ekstasi. Penangkapan para pelaku dilakukan di tempat dan waktu yang berbeda.

"Untuk Jenis Sabu penangkapan awal pertama dari tersangka EP (32) warga Kel Sukorejo dari tangan tersangka polisi menyita sabu 2 Gram, dari sinilah Anggota Unit Reskiba mengembangkan, dan berhasil menangkap ke 7 tersangka lainya di tempat berbeda, dan yang terakhir di sita dari ES 40 warga Jalan Cemara Kel/Kec Sukorejo Kota Blitar dengan barang bukti sabu seberat 10 Gram sabu," terang AKBP Leonard.

Sedangkan dari kasus peredaran pil ekstasi, petugas pertama menangkap HR (28) warga Kecamatan Ponggok. Dari tangan tersangka yang kesehariannya sebagai supir ini, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 245 buti pil dobel L.

Setelah menangkap HR polisi kembali melakukan pengembangan, dan terungkap barang haram tersebut didapatnya dari MH (32) warga Kecamatan Udanawu. Berbekal informasi tersebut, polisi langsung bergerak mengamankan pelaku.

Dari tangan pelaku MH, polisi menyita 87 pil yang akan diedarkan di jalan desa Udanawu.

"Ketika MH menawarkan Pil ke seseorang anggota langsung menangkap MH, keseluruhan BB pil doble L dari dua tersangka sebanyak 342 doble L." tambah AKBP Leonard yang akrab dengan wartawan ini.

Lebih jauh orang nomor satu di jajaran Polres Blitar Kota ini mengungkapkan jaringan Sabu dengan tersangka 7 orang ini adalah merupakan dua jaringan peredaran narkoba yang bertransaksi dengan pesan singkat melalui ponsel dari seseorang yang kini tengah mendekam di Lapas Porong.

"Jadi tersangka EP pesan lewat Hp dari orang yang berada di Lapas Porong, setelah sepakat harga ada kurir yang mengantar dengan cara ranjau, setelah ES membayar lewat transfer. Kini kita masih kembangkan siapa jaringan dari Lapas Porong itu, sedang EP  adalah orang kepercayaan ES," papar AKBP Leonard di dampingi Kasat Narkoba Iptu Sunardi  SH dan Kasubag Humas Iptu Rochman SH.

Sedang 5 tersangka Sabu lainya juga jaringan dari tersangka SB 32 warga Jalan Galunggung Kel Sukorejo Kota Blitar.  Mereka bekerja dengan modus yang sama yakni secara Ranjau.

"Kita masih terus mendalami kasus sabu ini, sampai tuntas, dari tangan ke 7 tersangka kita menyita 25 Gram sabu, termasuk 11 ponsel dan ratusan ribu rupiah serta kotak box hitam milik ES untuk menyimpan sabu," Pungkas AKBP Leonard M Sinambela.

Ke 7 orang tersangka pengedar sabu-sabu diantaranya berinisial  ES, EP, AAM YL, EW, SB dan MA, sedang untuk tersangka pengedar  pil doble L yakni MM dan HS.

"Ke 9 tersangka baik sabu maupun doble L kita jerat sesuai dengan UU RI No.35/2009 pasal 114 dan 112 ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dengan denda Rp.10 Miliyar," tegas AKBP Leonard. Les. 

Berita Terbaru

Sosialisasikan Pajak, Pemdes Kedungbocok Gandeng Ludruk Karya Baru

Sosialisasikan Pajak, Pemdes Kedungbocok Gandeng Ludruk Karya Baru

Minggu, 30 Agu 2026 10:54 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik kembali mensosialisasikan pajak bumi dan bangunan (PBB). Kali ini,  melalui …

Ada Temuan Bahayakan Pengguna Jalan, Pemkot Perketat Awasi Proyek Pelebaran Saluran Air

Ada Temuan Bahayakan Pengguna Jalan, Pemkot Perketat Awasi Proyek Pelebaran Saluran Air

Minggu, 30 Agu 2026 10:30 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti adanya temuan proyek yang tidak tepat waktu dan membahayakan pengguna jalan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Cegah Gangguan Penglihatan Anak, Pemkab Magetan Gencarkan ‘Bursa Mata’ 2026

Cegah Gangguan Penglihatan Anak, Pemkab Magetan Gencarkan ‘Bursa Mata’ 2026

Minggu, 30 Agu 2026 10:24 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 10:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya intensif mencegah gangguan penglihatan pada anak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan telah berkomitmen dengan…

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…